Peran Perempuan dalam Pendidikan Keluarga Istana Nusantara
- 17 Mar 2026 20:41 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara akan menggelar Seminar Nasional Sejarah I pada 30 Maret 2026 mendatang. Acara ini mengangkat tema menarik tentang "Peran Perempuan dalam Pendidikan di Keluarga Istana Jawa dan Melayu". Seminar yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini bertujuan mengupas kontribusi besar perempuan dalam membentuk karakter generasi di lingkungan kerajaan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada pagi hari mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Diskusi ini menghadirkan GKR Mangkubumi dari Keraton Yogyakarta yang secara konsisten menyuarakan peran perempuan dalam pelestarian budaya. Dalam wawancara media mengenai kepemimpinan dan pendidikan karakter, beliau menekankan pentingnya peran ibu di lingkungan istana. "Perempuan di lingkungan istana memiliki tanggung jawab besar sebagai guru pertama yang menanamkan nilai-nilai luhur dan etika," ujar GKR Mangkubumi. Beliau akan membagikan perspektif mendalam mengenai tradisi pendidikan di lingkungan keluarga besar Keraton.
Selain itu, Prof. Dr. T. Silvana Sinar akan mengulas tradisi pendidikan di istana-istana Melayu dari sudut pandang akademis. Beliau merupakan pakar yang produktif menulis tentang ketahanan budaya, salah satunya dalam jurnal ilmiah berjudul Budaya Melayu dalam Perspektif Sejarah dan Pendidikan. "Pendidikan di keluarga istana Melayu sangat menekankan pada keseimbangan antara kecerdasan spiritual, intelektual, serta pemahaman adat," jelas Prof. Silvana dalam catatan risetnya. Penjelasan beliau diharapkan memberikan perbandingan kaya antara tradisi Jawa dan Melayu.
Acara seminar ini akan dibuka dengan sambutan dari Dekan FIB USU, Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein, M.A. Selain itu, hadir pula tokoh sejarah penting seperti Prof. Dr. Agus Mulyana yang menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Sejarawan Indonesia. Jalannya diskusi akan dipandu secara profesional oleh moderator Dr. Hayu Adi Darmarastri, S.S., M.Hum. Kolaborasi para akademisi dan praktisi budaya ini menjamin pembahasan yang komprehensif dari sudut pandang sejarah dan realita sosial.
Masyarakat umum maupun mahasiswa yang tertarik mengikuti acara ini dapat melakukan pendaftaran melalui tautan resmi yang tersedia pada poster. Panitia juga menyediakan narahubung melalui Kerin untuk informasi lebih lanjut mengenai akses kegiatan seminar daring tersebut. Mengingat pentingnya topik ini bagi pelestarian sejarah bangsa, seminar ini diharapkan mampu menginspirasi pola pendidikan keluarga di masa kini. Melalui kegiatan ini, sejarah perempuan Nusantara diharapkan terlihat kembali sebagai salah satu pilar utama peradaban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....