Menelisik Spirit Ramadan dalam Tradisi Lokal Kalteng
- 10 Mar 2026 20:31 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta: Masyarakat Kalimantan Tengah memiliki cara unik dalam menyambut dan memaknai datangnya bulan suci Ramadan. Keberagaman tradisi di Bumi Tambun Bungai ini menjadi cerminan betapa kuatnya nilai budaya lokal yang masih terjaga hingga saat ini. Topik hangat tersebut dikupas tuntas dalam program Suara Budaya Nusantara yang disiarkan secara berjaringan oleh RRI Pro 4 edisi Jumat (06/03).
Peneliti budaya UIN Palangkaraya, Imam Qalyubi, menjelaskan bahwa Ramadan di daerah ini bukan sekadar menjalankan ibadah personal. Menurutnya, momentum ini merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kembali hubungan sosial dan semangat gotong royong antarwarga. “Ramadan di Kalimantan Tengah bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang bagaimana nilai kebersamaan dan budaya lokal tetap hidup,” ujar Imam.
Integrasi antara nilai keislaman dan kearifan lokal melahirkan harmoni budaya yang sangat khas dan menyentuh hati. Imam menilai bahwa tradisi yang diwariskan turun-temurun justru menjadi pemanis dalam menjalani rutinitas ibadah harian. “Tradisi lokal itu menjadi jembatan yang membuat nilai-nilai Ramadan lebih mudah dipahami dan dirasakan oleh masyarakat,” katanya saat berbincang dengan host RRI Pro 4 Palangkaraya, Suneta dan RRI Pro 4 Jakarta, Jo Adithya.
Kegiatan berkumpul bersama keluarga dan ritual berbagi makanan menjadi pemandangan rutin yang mempererat tali silaturahmi. Ekspresi semangat Ramadan ini membuktikan bahwa budaya dan agama bisa berjalan beriringan tanpa harus saling berbenturan. Hal ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat identitas diri masyarakat di tengah arus modernisasi yang semakin kencang.
Melalui dialog interaktif ini, diharapkan publik dapat lebih menghargai kekayaan tradisi Ramadan yang ada di berbagai pelosok Nusantara. Mengenal spirit lokal bukan hanya soal nostalgia, melainkan upaya nyata dalam menjaga keberlanjutan budaya Indonesia. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi fondasi kuat bagi kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh toleransi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....