Upaya Batak Center Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
- 03 Mar 2026 00:35 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID.Jakarta: Upaya Batak Center dalam mencerdaskan kehidupan bangsa kembali ditegaskan melalui dialog budaya di Program Apresiasi Budaya Batak Pro 4 RRI Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.
Melalui sambungan telepon, Sekretaris Jenderal Batak Center, Drs. Jery R. Sirait, memaparkan berbagai langkah strategis organisasi tersebut dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya Batak. Dipandu host Dermawan Ismail, perbincangan berlangsung hangat dan inspiratif, menyoroti pentingnya budaya sebagai fondasi kecerdasan bangsa.
Dalam pandangannya, Jery menekankan bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa tidak semata-mata berbicara soal pendidikan formal, tetapi juga pembentukan nilai, etika, dan identitas budaya.
Menurutnya, falsafah hidup masyarakat Batak seperti “Dalihan Na Tolu” mengajarkan keseimbangan relasi sosial, penghormatan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini, kata dia, harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak tercerabut dari akar budayanya di tengah arus globalisasi yang semakin deras.
Ia menjelaskan, Batak Center secara konsisten menggelar diskusi kebangsaan, seminar budaya, pelatihan kepemimpinan pemuda, hingga kegiatan literasi berbasis sejarah Batak.
Program-program tersebut dirancang untuk mendorong generasi muda memahami identitasnya sekaligus memiliki wawasan kebangsaan yang luas. “Budaya adalah sumber karakter. Jika karakter kuat, maka kecerdasan intelektual akan memiliki arah,” ujarnya dalam siaran tersebut.
Lebih jauh, Jery menyoroti pentingnya kolaborasi lintas komunitas dan lembaga pendidikan.Batak Center, katanya, membuka ruang sinergi dengan sekolah, kampus, dan organisasi kepemudaan agar nilai-nilai budaya Batak dapat menjadi inspirasi dalam kehidupan berbangsa yang majemuk.
Ia juga menegaskan bahwa upaya ini bukan semata untuk masyarakat Batak, melainkan kontribusi nyata bagi Indonesia secara keseluruhan, sesuai amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Menutup perbincangan di Pro RRI Jakarta, Jery mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak memandang budaya sebagai sesuatu yang kuno, melainkan sebagai sumber daya strategis bangsa.
Melalui penguatan identitas budaya yang inklusif dan edukatif, Batak Center berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, serta bangga terhadap warisan leluhurnya. Dialog tersebut pun menjadi pengingat bahwa di tengah modernitas, akar budaya tetap menjadi penuntun arah masa depan bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....