Sistem Bank DKI Bocor, Pramono Gandeng Lembaga Independen Internasional Lakukan Audit

  • 09 Apr 2025 18:18 WIB
  •  Jakarta
Video

KBRN, Jakarta: Gubernur Jakarta, Pramono Anung akan bekerjasama dengan lembaga independen internasional untuk melakukan audit terhadap adanya dugaan kebocoran sistem pada Bank DKI. Ia pun meyakini, aliran dana yang keluar dari sistem tersebut dapat terlacak secara menyeluruh.

“Kami sudah meminta kepada lembaga independen yang internasional, nanti biar disebutkan oleh Direksi Bank DKI. Untuk melakukan audit, tracing, monitoring ke mana saja,” ucap Pramono di Gedung DPRD DKI Jakarta, pada Rabu (9/4/2025).

Pramono mengungkapkan bahwa gangguan yang terjadi pada layanan Bank DKI bukan yang pertama kali. Ia menyebut, permasalahan tersebut sudah terjadi sebanyak tiga kali.

“Kejadiannya hampir serupa, di mana IT (teknologi informasi) tidak dilaksanakan atau tidak dijaga secara baik, dan hal itu terlihat dari terus terang ada kebocoran,” katanya.

Imbas dari kejadian ini, Pramono memecat Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono dari jabatannya. Kini, posisi tersebut diisi oleh Direktur Umum, Agus Haryoto Widodo.

“Diambil tindakan kepada Direktur IT, karena sudah berulang kali. Ini yang ketiga kali. Dibebastugaskan dan jabatan itu dirangkap oleh Direktur Umum, mulai berlaku kemarin,” ucap Pramono.

Adapun gangguan layanan Bank DKI sudah terjadi sejak malam sebelum Hari Raya Idulfitri, yakni pada 30 Maret 2025. Gangguan tersebut di antaranya tidak bisa transfer antarbank, dan tidak bisa melakukan pembayaran dengan QRIS.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....