Kisah Nursiah, Pemulung Mengais Pundi-Pundi Idulfitri.

  • 01 Apr 2025 10:59 WIB
  •  Jakarta
Video

KBRN, Malang: Menjelang Idulfitri atau Lebaran 2025, aktivitas pemulung di kota besar seperti Malang tidak luput dari perhatian masyarakat. Nursiah, pemulung paruh bayah itu tengah mengeluarkan baju bekas dari plastik merah dalam genggamannya.

Mulai dari baju anak kecil hingga dewasa, Nursiah terlihat telaten memilah-milah barang yang akan dikumpulkannya untuk kembali dijual. "Dikumpulkan dahulu, lalu nanti dijual lagi ke pengepul, " katanya kepada Tim Ekspedisi Mudik Lebaran 2025 di TPA Lowoksari, Malang, Minggu (30/3/2025).

Menjadi pemulung di wilayah Lowoksari merupakan pilihannya dibandingkan di tempat lain. Baginya, di wilayah tersebut merupakan satu-satunya tempat untuk dirinya mengais rezeki.

Nursiah memandang rezeki adalah hal yang wajib dilakukan, hal ini dikarenakan dirinya kini menghidupi kedua anaknya. Ia menjadi tulang punggung keluarga setelah kepergian suami tercintanya.

"Saya punya anak dua, saya menjadi tulang punggung anak-anak saya. Suami saya sudah wafat, saya yang urus anak-anak, " ujarnya.

Mengais pundi-pundi uang menjelang Lebaran tetap menjadi pilihannya untuk membahagiakan kedua anaknya. Tapi untuk momentum kebersamaan dengan keluarga tidak dapat diulang kembali.

"Pas lebaran tidak bekerja, saya memilih untuk beristirahat dan kumpul keluarga. Namun setelah Lebaran saya akan kembali bekerja, " ucapnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....