Pramono Harap RDF Plant Dapat Kurangi Sampah Harian Jakarta

  • 19 Mar 2025 17:18 WIB
  •  Jakarta
Video

KBRN, Jakarta: Gubernur Jakarta, Pramono Anung berharap agar RDF Plant dapat mengurangi sampah harian Jakarta. Pramono menyebut, sampah Jakarta mencapai 8.000 ton per hari.

Untuk itu, kehadiran RDF Bantargebang dan RDF Rorotan pun diharapkan dapat menurunkan jumlah tersebut menjadi 5.000-6.000 ton per hari. Hal itu disampaikan Pramono saat melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, pada Rabu (19/3/2025).

“Jakarta sekarang ini setiap hari rata-rata kurang lebih 8.000 ton sampahnya. Dengan proses yang ada di RDF Bantargebang maupun Rorotan mudah-mudahan bisa turun sampai 5.000-6.000 ton," ujar Pramono di Bantargebang, Bekasi, pada Rabu (19/3/3025).

Kunjungan kerja Pramono ini dilakukan bersama Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas). Dalam kesempatan itu, Zulhas mengapresiasi pengolahan sampah di Bantargebang yang dinilai telah mengalami kemajuan melalui kehadiran RDF.

Fasilitas RDF Plant di TPST Bantargebang memiliki kapasitas pengolahan sebanyak 2.000 ton sampah per hari. Hasil olahan sampah tersebut dijual kepada industri semen sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

"Hari ini kita sudah bareng-bareng melihat di sini sebetulnya sudah ada kemajuan pengolahan sampah di Bantargebang gebang ini. Ini pakai RDF, karena ada pabrik semen jadi ada yang nampung," kata Zulhas.

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi (Pemerintah) DKI Jakarta juga memiliki fasilitas RDF Plant di Rorotan, Jakarta Utara, dengan kapasitas 2.500 ton per hari. Fasilitas ini rencananya akan mulai beroperasi untuk mengolah sampah Jakarta pada April 2025 mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....