Hadapi Ramadhan dan Lebaran, Pramono Pastikan Harga—Stok Pangan Terkendali
- 11 Mar 2025 20:11 WIB
- Jakarta
Video
KBRN, Jakarta: Dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri, Gubernur Jakarta, Pramono Anung memastikan harga dan stok pangan di Jakarta terkendali. Hal itu disampaikan Pramono usai melakukan monitoring harga dan pasokan pangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (10/3/2025).
Pramono mengaku dalam beberapa waktu lalu sempat terjadi kekurangan stok pangan yang mengakibatkan kenaikan harga di pasaran. Namun saat ini, Pramono menyebut harga bahan pangan tersebut sudah kembali stabil.
“Alhamdulillah kalau dilihat dari stok relatif tersedia. Memang tanggal 3-4 (Maret 2025) kemarin sempat ada kekurangan (stok), makanya harga naik sedikit. Tetapi sekarang ini secara keseluruhan, harga-harga sudah stabil, bahkan beberapa mengalami penurunan (harga). Tetapi juga ada harga yang naik. Yang masih mengalami kenaikan adalah cabai rawit merah,” ujar Pramono di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (10/3/2025).
Lebih lanjut, Pramono menyebut, harga cabai rawit hijau di pasaran mengalami penurunan. Sementara untuk harga komoditas lain seperti kentang, tomat, buncis, dan beberapa bahan pangan lainnya relatif stabil.
Selain itu, Pramono menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta setiap hari memberangkatkan 10 truk Pasar Murah ke 296 titik pasar yang kekurangan stok bahan pangan. Hal ini dilakukan demi memastikan harga bahan pangan tetap stabil menjelang Lebaran Idul Fitri.
Dalam hal ini, Direktur Utama (Dirut) Pasar Jaya, Agus Himawan menyebut, anggaran 10 truk Pasar Murah itu berasal dari perusahaan. Agus mengatakan, harga bahan pangan yang dijual ke masyarakat berada di bawah harga pasar.
“Anggaran itu dari perusahaan langsung. Jadi kita menjual kepada masyarakat, tetapi dengan harga di bawah pasar, itu menggunakan dana anggaran dari perusahaan. Per hari mungkin kisaran 300-500 juta,” kata Agus Himawan.
Di tengah kondisi cuaca yang menunjukkan adanya curah hujan tinggi, Pramono menyebut fluktuasi harga dapat terjadi pada komoditas seperti bawang, cabai, dan jeruk. Meski demikian, Pramono menyebut saat ini secara keseluruhan harga bahan pangan di pasaran terpantau terkendali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....