Mengenal Sosok Guru Muda Qasif H. Dhiyaulhaq, Suka Berbagi Ilmu Sejak Usia Dini

  • 05 Okt 2026 19:41 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Semangat berbagi ilmu telah tumbuh dalam diri Qasif Haziq Dhiyaulhaq sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Ketertarikannya pada dunia edukasi bahkan mendorongnya untuk mulai membuat konten sejak kelas 5 SD hingga akhirnya menjadi educreator sekaligus guru bahasa Inggris di usia muda.

Dalam wawancara di program Sore Ceria Pro2 FM Jakarta bersama Fajar dan Desi, Senin 5 Oktober 2026, Qasif menceritakan bagaimana awal mula dirinya terjun ke dunia mengajar. Dari kegiatan yang awalnya dilakukan untuk membantu sesama, perlahan semakin banyak anak yang tertarik belajar bersamanya. “Aktif bikin konten sejak kelas 5 SD, bahkan akhirnya memutuskan untuk mendirikan Mentari English Course dan mengajar di sana. Ingat banget waktu itu siswa pertama aku ya saudara aku,” ujar Qasif.

Dari pengalaman tersebut, Qasif kemudian mendirikan Mentari English Course, lembaga kursus bahasa Inggris yang dirancang sebagai ruang belajar yang terjangkau, menyenangkan, dan mudah dipahami. Ia menggunakan berbagai cara kreatif seperti permainan, lagu, hingga praktik langsung agar siswa tidak merasa sedang belajar dengan cara yang membosankan.

Qasif juga memiliki metode belajar sendiri yang dikenal dengan DREAM, singkatan dari Drilling, Reading, Exercising, Applicating, dan Mastering. Melalui metode ini, siswa diajak mengulang kosakata, membaca dan memahami materi, melakukan latihan, menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari, hingga menguasai materi secara bertahap.

Bagi Qasif, mengajar bukan hanya tentang membagikan ilmu kepada orang lain. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan baginya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris maupun kepercayaan dirinya. Pengalaman berinteraksi dengan siswa membuatnya terbiasa menjelaskan sesuatu dengan cara sederhana dan mendorong peserta didik untuk berani mencoba.

Saat ini, Qasif duduk di bangku kelas 10 Alta Global School Jakarta. Sebelumnya, ia menjalani aktivitas pendidikan dan berbagai kegiatan di Garut. Kepindahannya ke Jakarta menjadi langkah baru bagi Qasif untuk mencari kesempatan yang lebih luas, baik dalam pendidikan, pengembangan diri, maupun berbagai aktivitas yang selama ini ia tekuni.

Sebelum pindah ke Jakarta, Qasif telah aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan dan pendidikan di Garut. Ia pernah menjadi Ketua English Club dan Wakil Ketua OSIS SMPN 1 Garut, terlibat dalam Forum Anak Daerah Kabupaten Garut, serta aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan. Ia juga memiliki sejumlah prestasi public speaking, termasuk Juara 1 Storytelling tingkat Kabupaten Garut pada Marchfest Sagar 2024 dan berbagai penghargaan lainnya.

Perjalanan Qasif menjadi bukti bahwa usia muda bukan alasan untuk menunda kesempatan berkarya. Kini, dengan pengalaman dari Garut dan semangat baru di Jakarta, Qasif berharap dapat terus belajar, memperluas jejaring, serta membuka lebih banyak peluang untuk berbagi ilmu dan memberikan dampak positif bagi anak muda lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....