Makna Hari Kesaktian Pancasila Bagi Generasi Z

  • 01 Okt 2026 16:43 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa. Bagi generasi muda, peringatan ini juga dapat menjadi pengingat untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.

Bagi Generasi Z yang tumbuh di tengah derasnya arus informasi digital, nilai-nilai Pancasila dinilai tetap relevan. Persatuan, toleransi, gotong royong hingga menghargai perbedaan menjadi nilai yang dapat diterapkan, termasuk ketika berinteraksi di ruang digital.

Salah seorang Mahasiswi bernama Faza mengatakan, Hari Kesaktian Pancasila tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial atau sekadar mengikuti upacara, tetapi harus diterapkan di kehidupan sehari-hari. “Menurut saya, makna Hari Kesaktian Pancasila untuk anak muda itu bagaimana kita benar-benar menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya menghargai perbedaan pendapat, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar, dan tetap menghormati orang lain meskipun berbeda pilihan atau pandangan,” ujar Faza, Kamis (1 Oktober 2026).

Menurutnya, media sosial menjadi salah satu ruang penting bagi generasi muda untuk menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai Pancasila. Sebab, perbedaan pendapat di media sosial sering kali dapat berkembang menjadi konflik apabila tidak disikapi dengan bijak.

Sementara itu, mahasiswi lainnya Rara, menilai generasi muda memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga semangat persatuan di tengah perkembangan dunia digital. “Kita sekarang hidup di zaman yang semuanya serba cepat. Informasi bisa menyebar dalam hitungan detik. Jadi menurut saya, mengamalkan Pancasila juga bisa dimulai dari hal sederhana, seperti tidak ikut menyebarkan hoaks, tidak melakukan bullying di media sosial, dan tetap menghargai teman yang berbeda suku, agama, maupun latar belakang,” kata Rara.

Rara menambahkan, generasi muda juga memiliki kesempatan untuk mengenalkan nilai-nilai Pancasila melalui berbagai cara yang lebih dekat dengan kehidupan mereka, seperti konten digital, kegiatan komunitas, hingga aktivitas sosial di lingkungan kampus.

“Anak muda jangan merasa Pancasila itu sesuatu yang kuno atau hanya ada di buku pelajaran. Justru nilai-nilainya masih sangat dekat dengan kehidupan kita sekarang. Tinggal bagaimana cara kita menerapkannya dengan bahasa dan cara yang sesuai dengan zaman,” ujarnya.

Pemerintah sendiri dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Peringatan tahun ini juga ditandai dengan upacara di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta.

Bagi generasi Z, momentum Hari Kesaktian Pancasila pada akhirnya dapat dimaknai bukan sekadar mengingat sejarah, tetapi juga bagaimana nilai-nilai tersebut hadir dalam perilaku sehari-hari. Mulai dari menghargai perbedaan, menjaga persatuan, bergotong royong, bijak menggunakan media sosial, hingga berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....