Sebanyak 10.052 Warga Jakut Ajukan Perubahan Desil, BPS Jemput Bola

  • 30 Sep 2026 19:41 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA — Kelurahan Sukapura, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, memfasilitasi pertemuan antara warga dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Utara untuk menyelesaikan permasalahan data desil.

Langkah ini dilakukan guna mempermudah warga dalam memperbarui data kependudukan secara langsung.

Lurah Sukapura, Nursali, menyampaikan bahwa kegiatan "ngisi bareng" ini sangat membantu masyarakat. Menurutnya, kehadiran layanan jemput bola di tingkat kelurahan ini efektif memangkas keterbatasan kapasitas jika warga harus datang langsung ke kantor BPS.

"Alhamdulillah hari ini BPS Jakarta Utara memfasilitasi pertemuan dan ngisi bareng warga. Warga bisa langsung paham dan terbantu karena kalau semua harus datang ke kantor BPS tentu tempatnya tidak muat. Semoga ini menjadi langkah baik untuk menjawab permasalahan warga," ujar Nursali ketika ditemui RRI Jakarta, Senin 29 September 2026.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jakarta Utara Theresia Parwati dalam pertemuannya mengatakan tercatat adanya aduan masyarakat terkait perubahan status desil.

"Hingga saat ini, tercatat sebanyak 10.052 warga di wilayah Jakarta Utara telah mengajukan permohonan perubahan data desil tersebut," ujarnya.

Menurutnya melalui pendampingan pengisian data bersama ini, diharapkan proses pemutakhiran data desil warga dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, serta meminimalisir kendala administratif di lapangan.

Parwati menyatakan bahwa pemutakhiran data kesejahteraan rakyat tidak dapat dilakukan oleh BPS semata, melainkan membutuhkan kolaborasi erat dari seluruh elemen masyarakat.

"Dalam kegiatan ini, ormas Bang Japar diikutsertakan untuk menjadi juru atau agen pembaruan DTSEN di lapangan," ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, pemutakhiran data DTSEN diharapkan menghasilkan basis data yang akurat untuk penyaluran berbagai program bantuan pemerintah. Tujuannya adalah mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara umum, khususnya warga di Jakarta Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....