Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu, BPBD Pastikan Tidak Ada Kerusakan
- 12 Sep 2026 20:27 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu 12 September 2026 pagi. Meski getaran dirasakan di sejumlah wilayah kepulauan, kondisi masyarakat dan lingkungan dilaporkan tetap aman.
Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 04.23 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 6 kilometer tenggara Kepulauan Seribu, pada kedalaman 376 kilometer. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. (BMKG)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Seribu kemudian melakukan pemantauan di enam kelurahan untuk memastikan dampak gempa terhadap masyarakat maupun bangunan.
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ditemukan kerusakan bangunan maupun warga yang terdampak. Aktivitas masyarakat di wilayah Kepulauan Seribu juga berlangsung normal dan kondusif.
“Kondisi lapangan terpantau aman, tidak ada yang terdampak. Aktivitas warga berjalan kondusif,” demikian keterangan resmi BPBD Kepulauan Seribu.
Di Kelurahan Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, tidak terdapat laporan dampak gempa. Sementara di Kelurahan Pulau Panggang, sebagian warga mengaku merasakan getaran, namun tidak menimbulkan kerusakan.
Kondisi serupa terjadi di Kelurahan Pulau Tidung. Getaran juga dilaporkan dirasakan sebagian warga di Pulau Pari, sedangkan di Kelurahan Pulau Untung Jawa sebagian masyarakat merasakan getaran tanpa adanya dampak terhadap lingkungan maupun bangunan.
BPBD Kepulauan Seribu memastikan pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan perkembangan situasi. Masyarakat juga diimbau mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG, BPBD, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Sementara itu, Dekab Kepulauan Seribu Selatan, Munawar, menegaskan gempa tidak memberikan dampak berarti terhadap masyarakat maupun lingkungan di wilayahnya.
“Kondisi pulau masih aman. Tidak ada dampak terasa gempa. Jadi kebanyakan hampir semua warga pulau tidak merasakan gempa secara langsung,” ujar Munawar.
Ia mengatakan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan wisata, masih berjalan normal. Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Lurah Pulau Pari, Yusuf, menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengurus RT/RW, TNI-Polri, serta unsur lainnya untuk memastikan keamanan warga dan lingkungan pascagempa.
“Saya langsung komunikasi dengan semua pihak, hasilnya kondisinya aman, warga tidak merasakan dampaknya dan kondisi lingkungan juga aman,” kata Yusuf.
Hingga pemantauan dilakukan, aktivitas masyarakat dan kegiatan wisata di Kepulauan Seribu tetap berjalan normal. Pemerintah daerah bersama petugas terkait akan terus memantau kondisi wilayah serta mengantisipasi kemungkinan perubahan situasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....