Ruang Kreatif Dilereng Gunung Merapi
- 10 Sep 2026 10:44 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID,Jakarta- Sanggar Seraya di Kaliurang, Sleman, Yogyakarta, hadir sebagai ruang kreatif untuk anak-anak mengenal seni budaya secara positif.
Pendiri Sanggar Seraya, Afrida Icha Lafira, membentuk ruang tersebut bersama sepupunya, Lita, berawal dari keresahan terhadap lingkungan sekitar,”lingkungan tempat tinggal kita tuh punya stigma yang kurang baik gitu, Kak, kondisi sosialnya kayak dipuncak gitu, Kak. Suhunya dingin,terus banyak vila-vila. Banyak yang berdiri di pinggir jalan pakai kupluk sambil megang senter. dan banyak banget staycation non halal gitu, Kak “ ujar icha dalam obrolan komunitas di Pro4 RRI Jakarta.
Icha mengatakan, keresahan itu mendorong mereka menyediakan kegiatan positif agar anak-anak memiliki ruang belajar dan berkarya secara bersama.
Apa yang dilakukan di sanggar? Tanya Arief dan Tiara , “Yang dilakukan, kita bikin kelas reguler Tari. Jadi setiap minggu anak-anak dari TK, SD, SMP, kuliah, umum, kita bikinin kelas buat mengenal tari tradisional Yogyakarta.” Ujar Icha
"Juga punya kelas make-up, kolaborasi dengan hotel-hotel yang ada di area Kaliurang buat ngisi acara-acara misalnya buat opening dance atau buat seminar dan lain-lain jadi sebenarnya anak-anak ini diarahkan nggak hanya untuk menghindari dari paparan hal-hal negatif di lingkungan sekitar, mereka juga punya sesuatu yang bisa jadi sebuah karya dan bahkan ada nilai ekonomi , Karena kalau dipanggil sana-sini kan ya lumayan lah ya buat jajan, kalau anak-anak kan gitu ya.” Kata Ica yang mendirikan Sanggar Seraya pada April 2025 bersama sepupunya. Lita.
Saat ini, sekitar 50 anak mengikuti kelas reguler. Biaya pembelajaran ditetapkan Rp50 ribu perbulan untuk empat kali pertemuan, agar kegiatan tetap terjangkau bagi seluruh masyarakat sekitar.
Icha menuturkan, dukungan orang tua terlihat dari meningkatnya kepercayaan diri anak setelah mengikuti latihan dan berbagai pertunjukan bersama. Selain pemerintah setempat, Sanggar Seraya mendapat dukungan kelurahan melalui festival budaya dan pelibatan dalam berbagai kegiatan masyarakat setempat.
Seorang pendengar RRI menilai kehadiran Sanggar Seraya penting karena memberikan alternatif kegiatan kreatif bagi anak-anak di kawasan Kaliurang. Pendengar juga berharap sanggar terus berkembang, sehingga anak-anak memiliki ruang berekspresi sekaligus memperoleh keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan.
Icha menyebutkan, Sanggar Seraya ke depan ingin memperluas kegiatan melalui public speaking, pengembangan diri, edukasi, serta ekonomi kreatif. Seraya Festival direncanakan akhir tahun di kawasan Kaliurang, menampilkan hasil belajar peserta sekaligus menjadi momentum kenaikan kelas mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....