Teladan Kesetiaan Kesucian Permaisuri Sinta Kebijakan Hidup
- 08 Sep 2026 11:42 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Teladan Kesetiaan Kesucian Permaisuri Sinta Kebijakan Hidup
RRI.CO.ID, Jakarta - Kisah permaisuri Sinta dalam wiracarita Ramayana memberikan teladan mendalam mengenai keteguhan hati, kesetiaan, dan menjaga kesucian moral di tengah ujian kehidupan. Nilai-nilai luhur tersebut tetap relevan untuk dijadikan panduan etika dan moral bagi umat Hindu di era modern.
Hal tersebut disampaikan oleh Penyuluh Agama Hindu, Putu Sarianti, S.Pd. Menurutnya, karakter Sinta mencerminkan ketahanan mental dan keheningan rohani yang mampu bertahan di tengah tekanan serta godaan berat.
Putu Sarianti menjelaskan bahwa kesetiaan Sinta bukan sekadar bentuk kepatuhan fisik, melainkan simbol dedikasi spiritual yang tulus. Sikap ini mengajarkan pentingnya menjaga integritas diri dan komitmen terhadap nilai-nilai kebenaran (Dharma).
Ia menambahkan bahwa kesucian hati yang ditunjukkan Sinta menjadi cermin bagi umat manusia untuk senantiasa menjaga pikiran, perkataan, dan perbuatan. Dalam ajaran Hindu, pengendalian diri merupakan fondasi utama untuk mencapai kedamaian batin.
Putu Sarianti juga menekankan bahwa keteladanan Sinta dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat. Menjaga rasa saling percaya, rasa hormat, serta keteguhan dalam menghadapi ujian kehidupan adalah kunci keharmonisan.
Melalui perenungan terhadap kisah Sinta, umat diharapkan semakin bijak dalam menyikapi berbagai tantangan moral di era digital. Nilai-nilai kejujuran dan ketulusan perlu terus ditanamkan sejak dini dalam lingkungan keluarga.
Putu Sarianti berharap nilai-nilai luhur dari keteladanan Permaisuri Sinta senantiasa menginspirasi umat Hindu untuk hidup berlandaskan Dharma. Dengan demikian, kedamaian dan keharmonisan dapat terus terwujud dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....