Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu Gelar Tracing TBC Terintegrasi Cek Kesehatan

  • 28 Agt 2026 20:11 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA — Suku Dinas Kesehatan (Sudin Kesehatan) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu menggelar kegiatan Investigasi Kontak atau Tracing Penyakit Tuberkulosis (TBC) yang diintegrasikan dengan Program Cek Kesehatan Gratis.

Kegiatan yang berlangsung pada 26 dan 27 Agustus 2026 ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu RPTRA Tanjung Timur Pulau Panggang dan Pos Kesehatan Sabira Pulau Sabira, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Acara ini dibuka oleh Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu, dr. Ghamal Ahmad Pratama, MARS, serta didampingi oleh Kepala Puskesmas Kepulauan Seribu Utara.

Dalam keterangannya, dr. Ghamal menjelaskan bahwa target sasaran di masing-masing lokasi adalah sebanyak 100 orang yang terdiri dari kelompok sasaran mandiri, kontak erat, serta populasi berisiko.

"Manajemen terintegrasi sangat membantu melayani ratusan warga secara efektif," ujar dr. Ghamal, Jumat 28 Agustus 2026.

Menurut dr. Ghamal, kehadiran layanan terpadu ini menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara lebih dekat dan mudah tanpa harus melakukan perjalanan ke luar pulau.

Selain skrining gejala TBC, para pasien juga menjalani pemeriksaan Portable X-Ray dan radiografi yang melibatkan Poltekkes Kemenkes Jakarta III. Jika ditemukan pasien terduga TBC, kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan sampel dahak untuk penegakan diagnosis TBC lebih lanjut.

Rangkaian kegiatan ini turut dilengkapi dengan layanan Cek Kesehatan Gratis, edukasi kesehatan oleh dokter umum dan tenaga kesehatan, serta pemeriksaan laboratorium dasar. Kegiatan ini juga melibatkan kader kesehatan di setiap wilayah lokasi acara.

Melalui program terpadu ini, diharapkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat Kepulauan Seribu dapat semakin terbuka luas dan semakin diminati warga, sehingga upaya pencegahan TBC dapat dilakukan lebih cepat demi mewujudkan masyarakat Kepulauan Seribu yang sehat.

Seperti diketahui, TBC masih menjadi masalah kesehatan secara global maupun di Indonesia. Berdasarkan data Global TB Report Tahun 2025, diperkirakan terdapat sebanyak 1.060.000 kasus TBC di Indonesia. Oleh karena itu, tracing menjadi kunci utama dalam perawatan dan penemuan kasus TBC guna mencegah penularan yang lebih luas.

Dalam rangka percepatan penemuan kasus secara aktif, Kementerian Kesehatan telah mengamanatkan seluruh kabupaten/kota di Indonesia untuk melaksanakan kegiatan Tracing TBC Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis hingga Desember 2026.

Pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan penemuan kasus TBC melalui pelacakan kontak erat dan populasi berisiko, tetapi juga untuk memperluas jangkauan layanan Cek Kesehatan Gratis serta membantu menurunkan stigma dan diskriminasi terhadap pasien TBC di masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....