Sebanyak 101 Kucing di Pulau Lancang Disterilisasi
- 07 Agt 2026 20:16 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, KEPULAUAN SERIBU – Upaya menjaga kesehatan dan kesejahteraan hewan terus dilakukan di wilayah Kepulauan Seribu. Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang DKI Jakarta menggelar layanan sterilisasi kucing di Area Docking Kapal, Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
Sebanyak 101 ekor kucing mendapatkan layanan sterilisasi dalam kegiatan tersebut. Hewan yang ditangani terdiri dari 52 ekor kucing betina dan 49 ekor kucing jantan. Layanan menyasar kucing liar maupun kucing peliharaan milik warga.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Sandri Oktama, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi untuk mengendalikan populasi kucing dengan cara yang humanis.
“Total ada sebanyak 101 ekor kucing berhasil ditangani, terdiri atas 52 ekor kucing betina dan 49 ekor kucing jantan,” ujar Sandri, Jumat 7 Agustus 2026.
Menurut Sandri, sterilisasi tidak hanya bertujuan mengendalikan populasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hewan di wilayah Kepulauan Seribu.
Selain sterilisasi, petugas juga memberikan vaksinasi rabies untuk meningkatkan kekebalan tubuh hewan sekaligus mencegah penyebaran penyakit rabies.
“Melalui sinergi yang berkelanjutan, kami berharap tercipta lingkungan yang sehat, aman, dan ramah bagi manusia maupun hewan. Pengendalian populasi kucing juga penting untuk menjaga kesejahteraan hewan,” katanya.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang warga Pulau Lancang, Nadhira (27), mengaku terbantu dengan adanya layanan sterilisasi dan vaksinasi rabies yang digelar di wilayahnya.
Menurutnya, layanan yang tersedia di pulau membuat warga tidak perlu membawa hewan peliharaan ke daratan untuk mendapatkan perawatan.
“Program ini sangat membantu, karena kami tidak perlu membawa hewan peliharaan ke daratan untuk mendapatkan layanan ini. Terlebih layanan ini gratis, semoga program ini terus berlanjut,” ujar Nadhira.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis hewan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat serta memperhatikan kesejahteraan hewan, termasuk di wilayah kepulauan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....