Konferensi Golden Rule Dorong Generasi Muda Menjadi Agen Perdamaian

  • 04 Agt 2026 12:05 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Golden Rule Interfaith Youth Conference mendorong generasi muda menjadi agen perdamaian melalui dialog lintas agama yang digelar di Madrasah Aliyah Negeri 13 Jakarta pada Selasa, 29 Juli 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Visions of Peace Initiative ini menghadirkan enam tokoh lintas agama dan ratusan peserta dari berbagai latar belakang sebagai upaya menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, serta membangun kehidupan yang harmonis di Indonesia.

Golden Rule Interfaith Youth Conference Perkuat Nilai Toleransi

Konferensi tersebut menjadi kelanjutan komitmen Visions of Peace Initiative dalam memperkuat pendidikan perdamaian bagi generasi muda. Kegiatan ini juga meneruskan warisan mendiang Prince Doktor Damien Dematra yang selama hidupnya aktif mempromosikan perdamaian melalui pendidikan, seni, dialog lintas agama, dan diplomasi kemanusiaan.

Enam tokoh lintas agama hadir sebagai narasumber, yakni Syarif Hidayullah mewakili Islam, Pendeta Samuel Martinus Riwu mewakili Kristen, I Wayan Sarjana mewakili Hindu, Chandra Natawijaya mewakili Konghucu, Romo Eddy Sastro mewakili Buddha, serta Ki Bambang Sumantri mewakili Aliran Kepercayaan Sunda Buhun. Mereka berdialog bersama peserta mengenai pentingnya membangun sikap saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Selain menyampaikan pandangan mengenai toleransi, para tokoh juga membuka ruang diskusi sehingga peserta dapat bertanya, bertukar pengalaman, dan menyampaikan pandangan mengenai kehidupan bermasyarakat yang majemuk. Dialog berlangsung secara terbuka dengan menekankan pentingnya komunikasi dan rasa saling percaya antarumat beragama.

Konferensi diawali dengan pemutaran film dokumenter The Golden Rule: Do Unto Others karya Princess Cheryl Halpern, Princess Natasha Dematra, dan Alex Dolginko. Film tersebut mengangkat nilai universal Golden Rule, yaitu memperlakukan orang lain sebagaimana diri sendiri ingin diperlakukan, yang menjadi dasar berbagai program Visions of Peace Initiative.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati putih sebagai simbol perdamaian, persatuan, dan harapan bagi kehidupan yang harmonis. Setelah itu, enam tokoh lintas agama membacakan Deklarasi Perdamaian sebagai komitmen bersama memperkuat persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Executive Director Visions of Peace Initiative, Princess Natasha Dematra, mengatakan konferensi tersebut merupakan salah satu warisan penting yang dibangun oleh mendiang Prince Doktor Damien Dematra. "Interfaith Golden Rule Youth Conference merupakan salah satu warisan yang dibangun oleh ayah saya, Prince Doktor Damien Dematra. Beliau percaya bahwa perdamaian dimulai dari hati setiap individu dan harus ditanamkan sejak usia muda," ujar Natasha.

Ia berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki keberanian untuk berdialog, menghargai perbedaan, dan menjadi pembawa damai di lingkungan masing-masing. Menurutnya, nilai Golden Rule dapat menjadi landasan membangun masyarakat yang inklusif, penuh empati, serta saling menghormati.

Visions of Peace Initiative merupakan organisasi nirlaba yang didirikan Princess Cheryl Halpern bersama mendiang Prince Doktor Damien Dematra untuk mempromosikan perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan melalui seni, pendidikan, serta dialog lintas budaya. Organisasi tersebut telah menerima 12 nominasi Nobel Perdamaian atas kontribusinya dalam membangun budaya damai di tingkat nasional maupun internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....