Warga Pulau Panggang, Manfaatkan Lahan Terbatas Untuk Ketahanan Pangan
- 31 Jul 2026 20:00 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA – Keterbatasan lahan tidak menjadi penghalang bagi warga Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, untuk berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan memanfaatkan lahan seluas 9 x 15 meter persegi, seorang warga berhasil membangun peternakan ayam petelur skala rumah tangga sebagai langkah awal memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kepulauan.
Pelopor usaha tersebut adalah Sahrial, warga RT 02/RW 03 Pulau Panggang. Ia memulai peternakannya dengan memelihara sekitar 160 ekor ayam petelur, meski usaha tersebut masih berada pada tahap awal dan belum memasuki masa produksi.
Sahrial mengungkapkan, pembangunan peternakan membutuhkan investasi sekitar Rp250 juta. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan kandang, penyediaan fasilitas pendukung, serta pengadaan bibit ayam petelur.
"Usaha ini baru kami mulai. Harapannya, ke depan peternakan ini dapat berkembang dan ikut mendukung program ketahanan pangan pemerintah, khususnya dalam memenuhi kebutuhan telur bagi masyarakat di Kepulauan Seribu," ujar Sahrial, Jumat 31 Juli 2026.
Ia optimistis usaha yang dirintisnya tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki menjadi usaha produktif.
"Modal yang saya keluarkan sekitar Rp250 juta, termasuk pembangunan kandang dan fasilitas pendukung. Saya berharap usaha ini terus berkembang dan bisa menjadi contoh bahwa lahan yang terbatas pun dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan," katanya.
Sementara itu, Lurah Pulau Panggang, Jamaluddin, mengapresiasi inisiatif warganya yang berani mengembangkan peternakan ayam petelur sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan di wilayah kepulauan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan contoh nyata bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk menciptakan usaha produktif sekaligus meningkatkan kemandirian pangan.
"Kami menyambut baik langkah Pak Sahrial yang memanfaatkan lahan secara produktif. Semoga usaha ini terus berkembang dan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk mengembangkan usaha serupa sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian warga Pulau Panggang," tandasnya.
Keberadaan peternakan ayam petelur skala rumah tangga ini diharapkan menjadi awal lahirnya lebih banyak usaha produktif di Kepulauan Seribu. Selain membantu memenuhi kebutuhan telur bagi masyarakat, inisiatif tersebut juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan di wilayah kepulauan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....