Menanti Sekolah Baru, Siswa Pulau Sabira Jalani Pembelajaran di Rumah Singgah
- 27 Jul 2026 21:03 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Aktivitas belajar mengajar bagi siswa di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, tetap berlangsung meski gedung sekolah untuk sementara dikosongkan guna mendukung proses rehabilitasi.
Sejak 21 Juli 2026, para siswa telah menjalani kegiatan belajar di sejumlah lokasi alternatif yang telah disiapkan. Langkah tersebut dilakukan agar proses pendidikan tetap berjalan tanpa menghambat rencana pembangunan fasilitas sekolah yang lebih representatif.
Kepala SDN Pulau Harapan 02 sekaligus Kepala SMPN Satu Atap 02 Pulau Sabira, Ispianah, menjelaskan bahwa pemindahan lokasi belajar merupakan bagian dari persiapan rehabilitasi gedung sekolah yang dijadwalkan mulai dibongkar pada 3 Agustus 2026.
"Sejak tanggal 21 Juli kemarin siswa sudah belajar di lokasi sementara. Untuk jenjang SD dan SMP kegiatan belajar-mengajar dilaksanakan di rumah singgah yang berada di teras masjid," ujar Ispianah, Senin 27 Juli 2026.
Menurutnya, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses pembelajaran tetap berjalan efektif selama masa pembangunan. Tim pelaksana rehabilitasi dijadwalkan mulai melakukan pembongkaran gedung sekolah pada awal Agustus.
Selama masa rehabilitasi, sebanyak 36 siswa SMPN Satu Atap 02 Pulau Sabira mengikuti pembelajaran di rumah singgah, terdiri atas lima siswa kelas VII, 18 siswa kelas VIII, dan 13 siswa kelas IX.
Sementara itu, 63 siswa SDN Pulau Harapan 02 juga tetap mengikuti kegiatan belajar di lokasi yang telah disediakan. Selain itu, 31 anak Satuan PAUD Sejenis (SPS) menjalani proses pembelajaran di lokasi RW setempat agar layanan pendidikan usia dini tetap berlangsung optimal.
Ispianah menegaskan seluruh tenaga pendidik berkomitmen menjaga kualitas pembelajaran selama proses rehabilitasi berlangsung. Menurutnya, kenyamanan dan keberlangsungan pendidikan siswa menjadi prioritas utama hingga pembangunan sekolah selesai.
Semangat serupa juga ditunjukkan para siswa. Rizky, salah seorang siswa SMPN Satu Atap 02 Pulau Sabira, mengaku tetap antusias mengikuti kegiatan belajar meski harus menggunakan fasilitas sementara.
"Kami tetap semangat belajar walaupun sekarang belajarnya di rumah singgah. Semoga pembangunan sekolah cepat selesai supaya kami bisa belajar lagi di gedung yang baru dan lebih nyaman," ungkapnya.
Rehabilitasi gedung sekolah di Pulau Sabira diharapkan mampu menghadirkan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan representatif, sehingga kualitas pembelajaran bagi siswa di wilayah Kepulauan Seribu dapat terus meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....