Api Melahap Tiga Kapal Cumi di Muara Angke, Dugaan Awal dari Korsleting Listrik

  • 19 Jul 2026 14:19 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA – Suasana tenang di Dermaga Mangrove Kaliadem, Muara Angke, RW 22, Pluit, Jakarta Utara, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Minggu 19 Juli 2026 pagi. Tiga kapal cumi yang sedang bersandar dilalap si jago merah hingga menimbulkan kepulan asap hitam pekat yang terlihat dari kejauhan.

Peristiwa ini menghanguskan KM Tetap Jaya, KM Bahtera Makmur, serta satu kapal lainnya yang identitasnya masih dalam pendataan.

Di balik peristiwa tersebut, tersimpan kisah Baharudin (49), penjaga kapal yang hanya bisa menyaksikan kobaran api menghabiskan tempatnya mencari nafkah. Ia mengaku tidak mengetahui awal mula kebakaran. Seusai berjaga semalaman, ia sempat pulang untuk membeli sarapan. Namun saat kembali, api telah membesar dan menjalar dari satu kapal ke kapal lainnya.

"Saya kurang tahu kronologinya. Setelah beli nasi uduk, tahu-tahu kapal sudah terbakar," tutur Baharudin dengan wajah masih diliputi rasa syok.

Menurut keterangan petugas di lokasi, informasi kebakaran diterima sekitar pukul 08.37 WIB. Dugaan sementara, api dipicu oleh korsleting listrik. Saat kejadian, kapal-kapal tersebut diketahui sedang menjalani proses perbaikan atau docking, sehingga terdapat sambungan kabel listrik dari kawasan permukiman menuju kapal. Dugaan penyebab ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian dan pihak terkait.

Proses pemadaman tidak berlangsung mudah. Petugas menghadapi kendala akses menuju lokasi karena jalan menuju dermaga sangat sempit, sehingga pergerakan armada pemadam harus dilakukan dengan hati-hati. Meski demikian, sebanyak 12 unit mobil pemadam bersama puluhan personel dikerahkan hingga api berhasil dikendalikan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran tersebut menyisakan kerugian material yang diperkirakan cukup besar dan menjadi pukulan berat bagi para pemilik kapal maupun para pekerja yang menggantungkan hidup dari aktivitas melaut.

Saat ini, Polsek Kawasan Sunda Kelapa bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta mendata total kerugian akibat peristiwa tersebut.

Harapan para nelayan dan pekerja pelabuhan kini sederhana: agar musibah ini menjadi pelajaran bersama sehingga keamanan instalasi listrik di kawasan dermaga dapat ditingkatkan, demi melindungi mata pencaharian masyarakat pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....