RPTRA Widya Bahari Panen Sayuran Dukung Ketahanan Pangan Pulau Harapan
- 12 Jul 2026 07:00 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- RPTRA Widya Bahari di Pulau Harapan berhasil memanen sayuran dari program urban farming pada 10 Juli 2026 dengan hasil cabai 2 kg, selada 3 kg, dan kangkung 10 kg.
- Program urban farming melibatkan kerjasama kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, pengelola RPTRA, Kelurahan Pulau Harapan, kader Dasawisma, dan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kepulauan Seribu.
- Lurah Muhammad Nuralim bilang kebun produktif di RPTRA tidak hanya menghasilkan bahan pangan segar tetapi juga menjadi sarana edukasi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
RRI.CO.ID, Jakarta – Ruang Publik Terpadu Ramah Anak atau RPTRA Widya Bahari di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara, berhasil memanen berbagai jenis sayuran hasil program urban farming pada Jumat, 10 Juli 2026. Kegiatan tersebut melibatkan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, pengelola RPTRA, jajaran Kelurahan Pulau Harapan, kader Dasawisma, serta Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kepulauan Seribu sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Dalam panen kali ini berhasil dipetik cabai sebanyak 2 kilogram, selada 3 kilogram, dan kangkung 10 kilogram. Hasil tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan lahan produktif di lingkungan RPTRA untuk menyediakan bahan pangan segar bagi warga Pulau Harapan.
Lurah Pulau Harapan, Muhammad Nuralim, mengatakan hasil panen pada Juli ini menunjukkan keberhasilan kolaborasi berbagai unsur masyarakat dalam mengembangkan budidaya tanaman pangan. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program urban farming.
“Alhamdulillah, hasil panen pada bulan Juli cukup melimpah. Ini menjadi bukti bahwa program urban farming yang dijalankan bersama kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, Dasawisma, pengelola RPTRA dan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Muhammad Nuralim.
Ia menjelaskan kebun produktif di RPTRA tidak hanya menghasilkan bahan pangan segar, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan lahan yang tersedia. Program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri.
“Kami berharap kegiatan ini terus berkelanjutan sehingga mampu mendukung ketahanan pangan di wilayah Kelurahan Pulau Harapan sekaligus menumbuhkan semangat warga untuk bercocok tanam di lingkungan masing-masing,” ucapnya.
Sementara itu, anggota Dasawisma, Nurhayati, mengaku senang dengan hasil panen yang diperoleh. Menurutnya, kegiatan urban farming tidak hanya menghasilkan sayuran untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga.
“Panennya cukup banyak dan hasil tanamannya sangat baik. Selain dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, kegiatan seperti ini juga membuat warga semakin kompak dan termotivasi untuk menanam sayuran sendiri,” kata Nurhayati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....