Dompet Dhuafa, Salurkan Bantuan Pada Korban Rumah Ambruk di Benhil

  • 01 Jul 2026 10:57 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Rumah Sukiyem di bantaran BKB Benhil ambruk akibat dugaan abrasi tanah, memaksa keluarga mengungsi.
  • Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan tunai melalui program Layanan Mustahik untuk membantu kebutuhan korban.
  • Korban kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian, sementara rumah sedang dalam proses perbaikan oleh pemerintah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Musibah datang tanpa diduga. Rumah sederhana milik Sukiyem (65) di bantaran Banjir Kanal Barat (BKB), kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, ambruk akibat abrasi tanah pada Jumat, 26 Juni 2026. Di tengah kondisi sulit tersebut, Dompet Dhuafa hadir memberikan bantuan untuk meringankan beban korban sekaligus memastikan kebutuhan dasar keluarganya tetap terpenuhi.

Rumah yang selama bertahun-tahun menjadi tempat tinggal Sukiyem bersama keluarga runtuh sekitar pukul 05.30 WIB. Abrasi di tepi kanal diduga menjadi penyebab ambruknya bangunan. Puing-puing rumah bahkan jatuh hingga ke bawah aliran kali, meninggalkan duka sekaligus ketidakpastian bagi penghuninya.

Sejak kejadian itu, Sukiyem bersama anak dan saudaranya harus mengungsi sementara ke rumah kerabat. Tidak hanya kehilangan tempat tinggal, ia juga kehilangan mata pencaharian karena tidak lagi dapat berjualan minuman dingin di depan rumahnya, usaha kecil yang selama ini menjadi penopang ekonomi keluarga.

Melihat kondisi tersebut, Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa melalui program Layanan Mustahik menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada Sukiyem pada Selasa, 30 Juni 2026. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama proses pemulihan berlangsung.

"Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian LPM Dompet Dhuafa kepada saya dan keluarga. Alhamdulillah, bantuan ini sangat meringankan beban kami," ujar Sukiyem.

Ia juga menyampaikan bahwa rumahnya kini sedang dalam proses perbaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat sehingga diharapkan dapat kembali ditempati setelah dinyatakan aman.

Bantuan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen Dompet Dhuafa dalam mendampingi masyarakat dhuafa dan mustahik yang terdampak musibah. Melalui dukungan para donatur, Dompet Dhuafa terus menghadirkan layanan sosial kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada penanganan bencana, tetapi juga membantu masyarakat bangkit dan melanjutkan kehidupan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap permukiman yang berada di kawasan rawan abrasi maupun bantaran sungai. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga kemanusiaan diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sekaligus menghadirkan solusi yang lebih aman bagi warga terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....