BMKG Imbau Waspadai Hujan Lokal Awal Kemarau Tahun Ini

  • 23 Jun 2026 18:15 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai hujan lokal pada awal musim kemarau tahun ini. Fenomena tersebut berpotensi memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.

Prakirawati Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta Utara, Siti Fadhilah Tunnisa, mengatakan hujan lokal terjadi pada wilayah yang relatif sempit. Akibatnya, hujan tidak turun secara merata di daerah sekitarnya.

"Hujan lokal ini hujan yang terjadi pada wilayah yang relatif sempit sehingga tidak turun merata di seluruh daerah sekitarnya," kata Siti pada Selasa 23 Juni 2026.

Menurut Siti, hujan lokal sering muncul pada siang hingga sore hari. Kondisi tersebut dipengaruhi pemanasan matahari sejak pagi yang memicu pergerakan udara hangat ke atmosfer.

"Jika udara cukup lembap dan kondisi atmosfer mendukung, maka tumbuh menjadi awan cumulonimbus yang menjulang tinggi," ujarnya. Awan tersebut dikenal sebagai pemicu hujan lebat dalam waktu singkat.

Siti menjelaskan awan cumulonimbus merupakan awan badai yang dapat menghasilkan petir. Selain itu, awan tersebut juga berpotensi menimbulkan angin kencang.

"Hujan lokal yang terjadi secara tiba-tiba dapat menimbulkan berbagai dampak. Dampak tersebut antara lain banjir lokal, pohon tumbang, hingga puting beliung," ucapnya.

Wilayah perkotaan yang minim daerah resapan dinilai paling rentan terhadap dampak hujan lokal. Kawasan lereng perbukitan dan daerah dengan banyak pohon tua juga perlu meningkatkan kewaspadaan.

BMKG mengimbau masyarakat menghindari berteduh di bawah pohon, baliho, atau bangunan yang tidak kokoh saat hujan disertai petir dan angin kencang. "Segera cari gedung yang kokoh untuk berteduh dan terus memperbarui informasi BMKG melalui aplikasi maupun media sosial resmi," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....