Tahun Baru Islam Jadi Momentum Muhasabah dan Perbaikan Diri
- 16 Jun 2026 11:16 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID Jakarta – Tahun Baru Islam menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri serta memperbaiki kualitas kehidupan. Pergantian tahun Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai perubahan penanggalan, tetapi juga kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan hidup dan memperkuat komitmen menjadi pribadi yang lebih baik.
Penyuluh Madya Kementerian Agama Jakarta Selatan, Hj. Lilis Nurul Aflah, MA, mengatakan Tahun Baru Islam hendaknya dijadikan sebagai titik awal untuk meningkatkan ketakwaan, memperbaiki akhlak, serta memperbanyak amal saleh dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, muhasabah dapat dilakukan dengan merenungkan berbagai hal yang telah dilakukan selama setahun terakhir, kemudian memperbaiki kekurangan dan meninggalkan kebiasaan yang kurang bermanfaat.
"Sikap tersebut dapat menumbuhkan kesadaran untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia," katanya, Selasa, 16 Juni 2026.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam dengan memperbanyak ibadah, meningkatkan rasa syukur, memperbanyak istigfar, dan memperkuat kepedulian sosial. Langkah-langkah sederhana tersebut diyakini dapat menghadirkan ketenangan hati dan semangat baru dalam menjalani kehidupan.
Lebih lanjut, Hj. Lilis Nurul Aflah menekankan bahwa perubahan diri tidak harus dimulai dari hal-hal besar. Niat yang tulus untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjaga lisan dan perilaku, serta terus belajar memperbaiki diri merupakan bagian dari proses hijrah menuju kehidupan yang lebih bermakna dan penuh keberkahan.
Melalui semangat Tahun Baru Islam, umat Muslim diharapkan mampu menjadikan setiap pergantian waktu sebagai sarana evaluasi dan pembelajaran diri agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....