Kisah Pasukan Biru SDA Jaga Aliran Air Jakarta Utara

  • 06 Jun 2026 09:46 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA – Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara terus melakukan upaya normalisasi saluran air di wilayahnya guna mencegah terjadinya genangan dan banjir, terutama di area fasilitas umum. Kali ini, fokus pengerjaan dilakukan di saluran air wilayah Pemal, yang melintasi kawasan SDN 266 dan SDN 244 Jakarta.

Dahlim, selaku Koordinator Lapangan (Korlap) dari Sudin SDA, menjelaskan bahwa pengerjaan ini merupakan respon atas sumbatan total yang terjadi di saluran tersebut. Menurutnya, kondisi saluran sebelum dikuras sudah sangat memprihatinkan karena tertutup rapat oleh tumpukan lumpur dan sampah.

"Sekarang kita sedang melakukan pengerjaan pengurasan lumpur. Rencana panjang saluran yang dikuras sekitar 350 meter dengan lebar 1,5 meter. Volume lumpurnya sendiri cukup tebal, mencapai 70 hingga 80 sentimeter," ujar Dahlim saat ditemui RRI Jakarta di lokasi pengerjaan. Jum'at 5 Juni 2026.

Dampak Bagi Lingkungan Sekolah

Dahlim menambahkan bahwa pengerjaan ini sangat mendesak karena aliran air yang tersumbat berdampak langsung pada lingkungan sekolah di sekitarnya. "Kondisinya kemarin itu tidak terlihat air, yang ada cuma lumpur dan sampah. Akibatnya, pembuangan air dari sekolah 266 dan 244 jadi mampet, bahkan kadang banjir karena air tidak bisa mengalir ke kali," jelasnya.

Proses pengurasan ini telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Sudin SDA mengerahkan sedikitnya 10 personel, mulai dari korlap hingga pengemudi, untuk memastikan pengerjaan berjalan maksimal. Meski terkadang jumlah personel berkurang karena adanya pembagian tugas piket malam atau keadaan darurat lainnya, pengerjaan tetap diprioritaskan agar segera rampung.

Himbauan Bagi Warga

Dalam kesempatan tersebut, Dahlim juga menyampaikan pesan kepada warga sekitar agar turut menjaga kebersihan saluran air yang telah dibersihkan. Keberhasilan normalisasi saluran ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Harapan saya kepada warga, ayolah kita sama-sama menjaga selokan ini. Jangan sampai membuang sampah sembarangan ke saluran karena itu yang menyebabkan aliran mampet. Jika salurannya bersih, aliran air akan maksimal dan kita semua terhindar dari banjir," pungkasnya.

Pihak Sudin SDA berharap dengan dikurasnya lumpur setinggi 80 cm tersebut, daya tampung saluran dapat kembali normal sehingga mampu mengalirkan debit air dengan lancar, terutama saat memasuki musim penghujan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....