Forum Warga Kota Indonesia Sayangkan Iklan Minuman Bersoda di KRL

  • 26 Mei 2026 17:41 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Forum Warga Kota Indonesia menyayangkan langkah PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), khususnya pada layanan KRL Blue Line Bekasi–Kampung Bandan, yang menampilkan promosi minuman bersoda di dalam gerbong. Promosi itu dalam rangka kampanye menyambut Piala Dunia 2026.

Ketua Forum Warga Kota Indonesia, Ari Subagio Wibowo, menilai kebijakan itu tidak sejalan, dengan upaya pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM). Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, sebagai aturan pelaksana Undang-Undang Kesehatan.

"Sebagai transportasi publik, kereta api seharusnya menghadirkan ruang yang aman dan sehat bagi masyarakat. Penempatan iklan minuman tinggi gula secara agresif, di ruang publik tertutup seperti badan kereta, berpotensi menormalisasi konsumsi produk yang berkaitan dengan risiko Obesitas, Diabetes tipe 2, dan penyakit tidak menular (PTM) lainnya, terutama pada anak dan remaja," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 26 Mei 2026.

Ia mengungkap, data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada Februari 2026, menunjukkan peningkatan kasus diabetes pada anak, hingga 70 kali lipat dibandingkan tahun 2010. Dengan sebagian besar kasus terjadi pada kelompok usia 10–14 tahun.

Sementara itu, Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) mencatat, sekitar 68,1% rumah tangga di Indonesia, merupakan konsumen aktif minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK). Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga menekankan, pentingnya pengendalian paparan iklan MBDK, guna mencegah peningkatan angka morbiditas, dan kematian akibat konsumsi gula berlebih pada anak.

"Promosi ini seolah-olah dikaitkan dengan semangat olahraga dan kompetisi internasional. Namun, menghubungkan minuman tinggi gula dengan gaya hidup sehat dan olahraga, justru berisiko membahayakan publik. Serta menormalisasi pola konsumsi yang berdampak buruk, bagi kesehatan generasi muda," katanya.

Menurutnya, kesehatan masyarakat adalah investasi jangka panjang bangsa, yang tidak boleh dikompromikan demi kepentingan komersial. Karena itu, PT KAI perlu mengeluarkan kebijakan promosi minuman bersoda di dalam gerbong, serta lebih banyak memasang iklan, terhadap iklan produk yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

"Etika Pariwara melarang kita mengiklankan barang, atau produk yang membahayakan kesehatan diri. Minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) mengandung soda dan gula, berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Sudah saatnya Indonesia mengatur dan mengawasi konsumsi MBDK, karena berbahaya bagi kesehatan masyarakat," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....