HUT ke-61, PGN Gelar Program Tukar Sampah Plastik Untuk BBG
- 11 Mei 2026 13:39 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- PGN Gelar Program Tukar Sampah Plastik untuk BBG
RRI. CO. ID, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Persero, Subholding Gas Pertamina menghadirkan program Corporate Social Responsibility (CSR) Inovatif yang menggabungkan kepedulian lingkungan dengan dukungan terhadap transportasi rendah emisi melalui penukaran botol plastik menjadi kupon pengisian Bahan Bakar Gas (BBG) bagi Komunitas Bajaj Gas (Komogas). Kegiatan ini juga digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) nya yang ke-61 tahun.
Dikutip dari press releasenya, Senin 11 Mei 2026, dijelaskan bahwa melalui program ini, setiap botol plastik yang dikumpulkan dihargai Rp400 dengan maksimal penukaran sebanyak 61 botol per peserta. Tidak hanya mendorong pengurangan sampah plastik, inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen PGN dalam menerapkan ekonomi sirkular, di mana sampah yang terkumpul akan diolah kembali menjadi produk bernilai guna.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman mengatakan, program ini dihadirkan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik sekaligus memperkuat pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan melalui penggunaan BBG.
“Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mendukung penggunaan energi yang lebih bersih,” kata dia.
Dia menambahkan, inisiatif tersebut menjadi wujud komitmen PGN dalam menghadirkan program yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan.
“Kami berharap program ini dapat menjadi langkah kecil yang menghadirkan dampak besar, baik dalam mengurangi sampah plastik maupun meningkatkan kesadaran masyarakat untuk beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan,” ungkapnya.
Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), Santiaji Gunawan, mengungkapkan permasalahan pengelolaan sampah plastik saat ini menjadi tantangan bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak. Terlebih, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memproyeksikan seluruh Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Indonesia berpotensi penuh pada tahun 2030 apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
“Melalui program ini, kami ingin mendorong kesadaran bahwa sampah plastik tidak harus berakhir di TPAS, tetapi dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi,” jelasnya.
Koordinator Komunitas Bajaj Gas (Kobagas) Muslikhudin, mengaku mengapresiasi langkah PGN menghadirkan program penukaran botol plastik menjadi kupon BBG. Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu meningkatkan kesadaran anggota komunitas terhadap pentingnya pengelolaan sampah plastik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi para pengemudi bajaj gas.
“Program ini sangat positif karena mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan cara yang sederhana namun berdampak nyata," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....