Perempuan Indonesia Didorong Berkarya Berdaya dan Berdampak

  • 21 Apr 2026 19:25 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Perempuan Indonesia terus didorong untuk berkarya, berdaya, dan memberikan dampak nyata dalam berbagai sektor kehidupan. Semangat ini kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Kartini melalui berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan.

Ketua Umum Perkumpulan Perempuan Pemimpin Indonesia (PERPINA), Veve Safitri, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini tahun ini diisi dengan beragam aktivitas kolaboratif bersama organisasi perempuan. Kegiatan tersebut melibatkan banyak pihak dan menjadi ajang memperkuat solidaritas antar perempuan Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa perayaan turut melibatkan Kongres Wanita Indonesia yang menaungi ratusan organisasi perempuan di seluruh Indonesia. “Hari ini saya merayakan Hari Kartini bersama KOWANI, yang di bawahnya ada 119 organisasi perempuan,” ujar Veve Safitri saat wawancara bersama Pro 1, Selasa, 21 April 2026.

Berbagai kegiatan digelar secara maraton, mulai dari fun walk bersama penyandang disabilitas hingga lomba seni dan budaya. “Kami mengadakan fun walk dari Menteng menuju Sarinah, dilanjutkan lomba seperti taichi dan angklung, diikuti sekitar seribu perempuan,” katanya.

Menurut Veve, semangat Hari Kartini tidak lepas dari perjuangan Raden Ajeng Kartini yang menyuarakan kesetaraan melalui tulisan. Ia menilai, di era digital saat ini, perempuan perlu lebih bijak dalam menyampaikan gagasan di ruang publik.

“Kartini dulu menyampaikan pemikirannya lewat surat, sekarang perempuan punya media sosial. Tapi kita harus bijak, tidak semua hal layak dibagikan ke publik,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya etika, kebijaksanaan, dan kemampuan adaptasi bagi perempuan dalam menghadapi tantangan kepemimpinan. Menurutnya, perempuan harus tetap optimis dan mampu menjadi contoh bagi generasi muda.

“Tantangan kita bukan hanya soal leadership, tapi juga etiket, kebijaksanaan, dan kemampuan beradaptasi. Kita harus tetap positif dan memberi motivasi kepada perempuan lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, Veve menekankan pentingnya komunitas dalam mencetak lebih banyak perempuan pemimpin dan wirausaha. Ia menyebut bahwa perubahan zaman menghadirkan banyak peluang profesi baru yang harus direspons dengan peningkatan keterampilan.

“Kita harus mencetak banyak entrepreneur dan menambah skill, karena ke depan akan banyak profesi baru yang muncul di era digital,” katanya.

Di sisi lain, Veve juga aktif dalam pemberdayaan perempuan melalui olahraga sebagai Ketua Muay Thai Jakarta Pusat. Ia menilai bela diri penting untuk melindungi perempuan dari berbagai bentuk kekerasan.

“Perempuan harus bisa bela diri agar mampu menjaga dirinya dari bullying dan kekerasan, baik di ruang publik maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....