Direksi BPJS Ketenagakerjaan, Kunjungi Griya Pekerja BPJS di Batam

  • 06 Apr 2026 13:35 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Bambang Joko Sutarto, serta Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Andie Megantara, berkunjung ke Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan di Batam, 4 April 2026 lalu. Meninjau fasilitas hunian itu sekaligus berdialog langsung dengan para pekerja yang tinggal di kawasan tersebut.

“Kami hadir di sini untuk menyaksikan secara langsung fasilitas yang kami siapkan untuk para pekerja. Selain itu yang paling penting kami juga ingin mendengar langsung dari beberapa penghuni, terkait apa yang dirasakan oleh teman-teman pekerja yang menggunakan fasilitas Griya Pekerja,"ujar Saiful, dalam keterangan tertulis, Senin, 6 April 2026.

Saiful, mengungkapkan, Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, dalam rangka memenuhi kebutuhan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya pekerja. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita, terutama dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, serta meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kelompok pekerja.

"Selain menyediakan hunian dengan harga sewa terjangkau, lokasi Griya Pekerja yang berada di dekat kawasan industri memberikan manfaat berupa efisiensi waktu tempuh serta penurunan risiko kecelakaan lalu lintas bagi para pekerja," katanya.

Saiful, berharap, dengan lokasi Griya Pekerja yang berdekatan dengan tempat kerja, bisa mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas. Karena, risiko kecelakaan lalu lintas juga menjadi salah satu risiko yang cukup tinggi yang dihadapi oleh rekan-rekan pekerja saat berangkat dan pulang dari tempat kerja.

Di Batam, BPJS Ketenagakerjaan telah menghadirkan tiga Griya Pekerja yang berlokasi di Bumi Lancang Kuning, Muka Kuning, dan Kabil. Tingkat hunian mencapai sekitar 98 persen dengan jumlah penghuni sekitar 5.000 pekerja aktif, menunjukkan tingginya kebutuhan akan hunian layak di kawasan industri strategis.

Keberadaan Griya Pekerja juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya melalui tumbuhnya aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan hunian.

Saiful, menyebut Griya Pekerja merupakan bagian dari fokus utama BPJS Ketenagakerjaan yang mengedepankan tiga prinsip, yaitu Coverage, Care, dan Credibility, di mana kehadirannya menjadi wujud nyata kepedulian (care) kepada para peserta.

"Griya Pekerja adalah kontribusi nyata BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan dan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja Indonesia," ujarnya.

Melihat besarnya manfaat yang dirasakan, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak pekerja diantaranya di Pasar Minggu DKI Jakarta, dan Cikarang Jawa Barat.

Sementara, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mangga Dua, Mu’minati, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Griya Pekerja sebagai bentuk nyata kepedulian kepada peserta. Pihaknya juga terus mendorong pekerja Penerima Upah untuk memanfaatkan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Kami sangat mendukung program ini dan terus mendorong peserta pekerja PU untuk mengajukan fasilitas ML, ” ucapnya.

Mu’minati, menjelaskan, fasilitas MLT memberikan kemudahan bagi pekerja untuk memiliki hunian, baik berupa rumah tapak maupun apartemen, dengan dukungan subsidi bunga. Pengajuan MLT bisa digunakan untuk rumah tapak atau apartemen dengan subsidi bunga hingga Rp500 juta.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga membuka peluang bagi peserta untuk memanfaatkan lebih dari satu fasilitas dalam skema MLT. Mu’minati, mengungkapkan bahwa peserta dapat mengajukan dua jenis pembiayaan sekaligus, yakni Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan pinjaman uang muka KPR guna meringankan beban awal kepemilikan hunian," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....