Waspada! Pesisir Jakarta Berpotensi Banjir Rob 17-23 April

  • 03 Apr 2026 19:34 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA – Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi akan melanda kawasan Jakarta Utara pada periode 17 hingga 23 April 2026.

Berdasarkan hasil pemodelan kondisi penurunan muka tanah (soil subsidence), kenaikan permukaan air laut (sea level rise), serta data pasang surut Teluk Jakarta, puncak pasang air laut diperkirakan akan mencapai ketinggian 0,55 meter dari ambang batas Mean Sea Level (MSL).

"Kondisi pasang air laut diprediksi mulai terjadi pada pukul 08.00 malam (20.00 WIB)," tulis keterangan resmi dalam unggahan akun media sosial Dinas SDA Jakarta.

Sedikitnya ada tujuh wilayah besar di sepanjang pesisir Jakarta yang masuk dalam daftar zona potensi terdampak, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Tanjungan: Meliputi kawasan Rumah Pompa Tanjungan dan tambak sekitar.
  2. Muara Angke: Berpotensi merendam pemukiman pelabuhan Muara Angke (RT 01/RW 22 dan RT 02/RW 22).
  3. Muara Baru: Meliputi kawasan Pelabuhan Muara Baru.
  4. Pasar Ikan: Meliputi area Pelabuhan Sunda Kelapa.
  5. Ancol Marina & JIS: Berpotensi terdampak di sekitar Gunung Sahari, Marina, dan area depan Jakarta International Stadium (JIS).
  6. Tanjung Priok & Kali Baru: Meliputi Jalan Sulawesi, sekitar Jalan Industri, dan pemukiman warga sekitarnya.
  7. Marunda: Meliputi kawasan Museum Si Pitung dan pemukiman warga di RW 02 dan RW 07.
    Dinas SDA menegaskan bahwa pemodelan potensi banjir rob ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor pembangunan infrastruktur, potensi kebocoran tanggul, hingga faktor non-pasang surut seperti gelombang tinggi akibat angin kencang atau anomali cuaca.
    Masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, diimbau untuk tetap waspada dan rutin memantau perkembangan informasi terkini melalui layanan portal resmi SINARJI Web DSDA atau kanal media sosial resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
    Pemerintah juga menyarankan warga untuk mulai melakukan langkah antisipasi, seperti mengamankan barang berharga dan memastikan kelancaran saluran air di lingkungan masing-masing guna meminimalisir dampak genangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....