Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Lebat Landa Jabodetabek
- 14 Mar 2026 17:12 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan akan melanda kawasan tersebut selama lima hari ke depan.
Melalui unggahan di akun media sosial resmi Instagram @infobmkg pada Sabtu 14 Maret 2026, peringatan dini cuaca ini dinyatakan berlaku mulai hari ini, Sabtu 14 Maret hingga 18 Maret 2026.
"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Bencana hidrometeorologi yang kerap mengintai saat curah hujan tinggi antara lain adalah banjir, genangan air, angin kencang, hingga tanah longsor.
Untuk memastikan masyarakat selalu mendapatkan informasi yang akurat dan mutakhir terkait cuaca, iklim, kualitas udara, hingga gempa bumi, BMKG menyarankan warga untuk terus memantau pembaruan melalui situs web resmi di www.bmkg.go.id atau menggunakan aplikasi ponsel pintar InfoBMKG.
Selain memberikan imbauan kewaspadaan, BMKG juga mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui aksi gotong royong dalam penanganan informasi bencana.
Jika warga melihat atau bahkan terdampak langsung oleh bencana di sekitar tempat tinggalnya, mereka dapat dengan cepat melapor melalui tautan bot pelaporan di bit.ly/laporbencanabot.
"Laporan Sobat akan sangat membantu menjaga keselamatan bersama dan mengurangi risiko bencana," jelas BMKG.
Guna memantau laporan bencana secara langsung dan mengetahui wilayah mana saja yang terdampak, masyarakat juga dianjurkan untuk mengakses situs PetaBencana.id yang menyediakan pemetaan informasi bencana secara real-time berbasis laporan warga.
Dengan sinergi antara informasi resmi BMKG dan partisipasi warga, diharapkan dampak dari cuaca ekstrem di kawasan Jabodetabek dapat diminimalisir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....