Petugas Kebersihan Marunda Bertarung Lawan Sampah Kiriman
- 03 Mar 2026 14:59 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA – Kondisi Pesisir Pantai Marunda, Jakarta Utara, kini memprihatinkan. Sepanjang kurang lebih satu kilometer garis pantai di kawasan tersebut tertutup oleh tumpukan sampah kiriman yang terbawa arus laut.
Gianto (45), salah seorang petugas kebersihan di lokasi mengungkapkan, fenomena penumpukan sampah ini merupakan dampak tahunan dari angin musim barat.
Hembusan angin yang kencang membawa material sampah dari tengah laut dan muara sungai menepi ke daratan.
"Ini memang lagi musim angin barat, jadi sampah lagi banyak-banyaknya. Kita tangani terus setiap hari, tapi datang lagi, datang lagi. Baru setengah hari saja kita sudah angkut sekitar 5 kubik sampah," ujar Gianto saat ditemui RRI Jakarta.
Menurut Gianto, kondisi geografis pantai di area belakang Kawasan Berikat Nusantara (KBN) yang berbentuk cekungan (teluk) membuat sampah mudah terperangkap.
"Posisinya legok (cekung) seperti teluk. Jadi ketika sampah masuk terbawa ombak, dia tidak bisa keluar lagi ke laut," jelasnya.
Sampah yang memenuhi bibir pantai ini didominasi oleh sampah plastik, eceng gondok, hingga batang bambu dan kayu. Gianto menyebut, tumpukan sampah ini mulai parah sejak akhir Desember lalu hingga saat ini.
"Sampahnya macam-macam, ada plastik, eceng gondok, sampai bambu. Kalau bambu kita pisahkan, kita tumpuk biar kering dulu. Kita prioritaskan angkut sampah plastiknya karena bau," tambahnya.
Kendala di lapangan tim kebersihan yang terdiri dari lima orang harus bekerja ekstra keras dengan cara manual untuk membersihkan area tersebut. Gianto mengaku timnya sering kali kewalahan karena volume sampah yang datang tidak sebanding dengan kecepatan pengangkutan.
"Kadang sampai kita minta bantuan mobil operasional UPS untuk mengangkut karena bak sampah penuh. Ini sampah luas banget, panjangnya bisa satu kilo lebih di area KBN ini," ungkap Gianto.
Area penumpukan sampah yang berada di kawasan PT KBN juga menjadi tantangan tersendiri karena merupakan area terbatas yang memerlukan izin akses. Meski demikian, para petugas terus berupaya meminimalisir tumpukan sampah agar tidak semakin mencemari lingkungan pesisir Jakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....