Jelang Ramadhan TPU Pondok Kopi Dipadati Peziarah
- 16 Feb 2026 15:04 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, di Jakarta Timur terliat ramai dikunjungi para peziarah, jelang datangnya bulan Suci Ramadhan (1447H). Senin, 16 Februari 2026.
Oyong (54th), salah satu petugas pemakaman di lokasi makam mengatakan, dua hari jelang Ramdhan ini para peziarah terus berdatangan sejak pagi. Mereka yang datang tidak hanya warga sekitar, tapi juga banyak dari daerah lain.
"Sudah dari pagi tadi banyak yang datang Bu. Apalagi nanti sehari jelang puasa, itu biasaya tambah rame yang datang ziarah. Mereka itu banyak juga yang datang dari Depok, Bekasi, Bogor dan lainnya," kata dia.

Foto :(RRI/Ade)
Tradisi 'Nyekar' atau tabur bunga jelang Ramadhan ini menjadi momen penting bagi keluarga untuk mendoakan sanak saudara yang telah berpulang sebelum memasuki bulan puasa. "Nyakar di pemakaman seperti ini sudah lazim dilaukan warga jelang bulan puasa dan Lebaran," jelasnya.
Dalam tradisi itu para peziarah terlihat membawa bunga, air mawar dan buku doa (surat Yasin). Mereka datang bersama keluarga dan kerabat, menciptakan suasana haru, khusyuk, sekaligus penuh kebersamaan di area pemakaman .
Tiko misalnya, salah satu peziarah yang datang bersama ibunya mengatakan setiap tahun rutn datang bersama keluarga linnya untuk melaksanaka nyekar ke makam kakek dan neneknya yang diamakamkan 1 lubang di pemakaman itu.
“Meski saya belum pernah melihat sosok Atok (kakek), saya rutin datang untuk berziarah dan mendoakan agar Atok dan nenek diampuni segala dosa dosanya. Aamiin," ujarnya.
Kehadiran para peziarah di lokasi TPU itu juga membawa berkah tersendiri bagi pra pedagang musiman di lokasi pemakaman. Tidak sedikit warga di sekitar lokasi makam memanfaatkan momen tahunan ini untuk mendekatkan uang dari jasa menjual berbagai kebutuhan untuk ziarah, seperti bunga, air mawar dan lainnya di lokasi pemakaman.
Yuni, salah satu penjualan bunga di lokasi mengatakan, penjualan bunga tabur dan air mawarnya meningkat dibandingkan hari biasa, karena banyak peziarah yang datang ziarah. "Alhamdulillah Bu, ramai," ujarnya penuh sukur.
Yuni mengaku menjual satu kantong plastik bunga tabur dia jual Rp.10 ribu rupiah. Padahal dihari biasa dia jual dengan harga Rp 5 ribu rupiah. "Dari sononya juga sudah mahal. Maklum kalau pas mau puasa gini susah barangnya," ungkapnya.
Petugas kebesihan harian juga mendapat imbas dengan banyaknya peziarah, Rani, Ani dan ika warga sekitar yang membantu membersihkan makam juga mengaku mendapat rezeki dari peziarah. "Alhamdulillah, ada saja yang ngasih," kata mereka.
Melihat kondisi ramainya pezirah yang datang, petugas pemakaman mengimbau warga untk tetap menjaga kebersihan dan ketertiban selama berziarah di area TPU Pondok Kelapa. Mereka juga berharap tradisi nyekar ini terus bisa dilestarikan sebagai wujud penghormatan kepada leluhur serta memperkuat nilai spiritual masyarakat, khususnya bagi umat muslim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....