RRI Gelar Peringatan Isra Mikraj Jelang Bulan Suci

  • 06 Feb 2026 10:48 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) menyelenggarakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Auditorium Abdulrahman Saleh, Gedung RRI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi spiritual bagi angkasawan RRI untuk memperkuat iman, takwa, dan kinerja menjelang bulan suci Ramadan.

Peringatan Isra Mikraj tersebut diisi dengan ceramah agama oleh KH. Fikri Haikal MZ. Ratusan angkasawan RRI di Jakarta dan seluruh Indonesia yang mengikuti secara daring menyimak siraman rohani dari anak dai sejuta umat ini, almarhum KH. Zainuddin MZ.

Dalam tausyiahnya, KH. Fikri menekankan makna Isra Mikraj sebagai peristiwa penting yang menghadirkan perintah sholat lima waktu secara langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Ia menyebut sholat sebagai ibadah utama yang menjadi fondasi pembentukan keimanan dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

“Perintah sholat lima waktu itu tidak diturunkan melalui Malaikat Jibril, tetapi Allah SWT sendiri yang mengundang Nabi Muhammad SAW untuk menerimanya. Itulah sebabnya sholat menjadi ibadah yang paling utama dan menjadi fondasi kehidupan seorang muslim,” kata KH. Fikri saat menyampaikan ceramah.

KH Fikri juga menjelaskan bahwa sholat tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban ritual semata, melainkan harus berdampak pada perilaku dan tanggung jawab sosial. Ia menjelaskan, sholat yang dijalankan dengan benar akan membentuk kesadaran moral dan integritas pribadi.

“Sholat dimulai dengan niat, diikuti dengan takbir, dan diakhiri dengan salam. Kemudian Imam Qurthubi menambahkan, sholat yang baik bukan cuma hanya dikerjakan saja, melainkan juga menjadi media untuk seseorang melakukan nilai-nilai kebaikan,” ujar KH. Fikri.

Sementara itu, Direktur Utama RRI I Hendrasmo dalam sambutannya mengajak seluruh angkasawan untuk memaknai Isra Mikraj sebagai momentum penguatan spiritual sekaligus pengabdian kepada negara. Ia menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai dasar dalam menjalankan tugas penyiaran publik.

“Saya mengajak seluruh angkasawan RRI untuk bersama-sama mengambil hikmah Isra Mikraj dan menerapkannya dalam kehidupan pribadi maupun dalam pengabdian kita melalui Radio Republik Indonesia,” kata Hendrasmo.

Hendrasmo juga menyampaikan bahwa peringatan Isra Mikraj yang diselenggarakan berdekatan dengan Ramadan menjadi pengingat untuk meningkatkan etos kerja, integritas, dan pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai religius diharapkan selaras dengan profesionalisme lembaga penyiaran publik.

“Semoga Ramadan yang akan kita sambut membawa kesehatan, keberkahan, dan semangat baru bagi kita semua dalam menjalankan amanah,” ujar Hendrasmo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....