Serambi Disertasi Hidupkan Warisan Songket Serumpun

  • 28 Okt 2025 19:13 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Di bawah rintik hujan sore 24 Oktober 2025, Serambi Disertasi FIB Universitas Indonesia menjadi ruang perjumpaan hangat antara akademisi, seniman, dan pecinta kain tradisional. Diskusi bertajuk “Songket Warisan Serumpun Antar Bangsa” menghadirkan Razamon Anwar atau Uni Oza, pendiri Rumah Gadang Bahanjuang Pusaka dari Pandai Sikek, Sumatera Barat.

Dalam suasana akrab, Uni Oza menuturkan bahwa Songket bukan sekadar kain, melainkan teks budaya yang ditenun oleh tangan-tangan perempuan Minangkabau. Ia menjelaskan filosofi di balik setiap motif yang menyimbolkan kebijaksanaan, doa, dan perjalanan hidup.

Diskusi yang dipandu Asfarinal, Ketua Mahasiswa Doktoral FIB UI 2024, juga membahas tantangan pelestarian Songket di tengah arus modernisasi. Ditekankan pentingnya peran perempuan penenun dalam rantai ekonomi budaya agar warisan ini tidak hanya bertahan, tetapi juga berdaya.

Kegiatan semakin menarik ketika ditampilkan koleksi Songket Nusantara dan Semenanjung Melayu, dari Aceh hingga Lombok. Peserta diajak memahami bahwa Songket adalah jembatan antarbangsa serumpun—penyatu identitas yang menenun sejarah dan masa depan bersama.

Di penghujung acara, Uni Oza berpesan lirih namun tegas, “Kalau kita bicara Songket, kita bicara tentang perempuan, tanah, dan jiwa bangsa.” Refleksi yang menutup malam itu seperti benang emas: halus, kuat, dan penuh makna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....