Energi Gas, Berikan Pijar Cahaya Nelayan Dilautan
- 10 Okt 2025 06:04 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Di pesisir utara Jakarta, ada ribuan nelayan setiap malam berjuang di tengah laut, menggantungkan hidup dari hasil tangkapan ikan. Di atas bagan -rangka kayu tempat menjaring ikan- mereka menantang angin laut dan aroma anyir demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
“Sebelum energi gas membumi, menjamah kebutuhan nelayan, para nelayan meggantungkan hidup dengan energi lampu patromak, berbahan bakar minyak jenis spiritus yang harga dan penggunaan nya tak terjangkau.” kata Ari (45) nelayan bagan asal Cilincing, Jakarta Utara, kepada RRI.
Alih energi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) mulai memenuhi kebutuhan rumah tangga. Jutaan masyarakat terbantu dengan hadirnya energi gas. Kini energi gas telah menyentuh masyarakat pesisir yang bekerja di laut, menjadi alat penerangan ramah, dan terjangkau bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan nelayan saat mencari ikan dilautan.
Menurut Ari, lampu berbahan bakar gas sangat membantu nelayan saat malam tiba. Cahaya lampu yang stabil dan terang menarik perhatian ikan yang mencari makan di sekitar bagan.
“Dengan menggunakan lampu sebagai sumber cahaya, ikan akan lebih mudah memastikan makanan utamanya, selanjutnya ikan akan terperangkap dalam jaring-jaring nelayan bagan,” ujar Ari
Saat ini sudah lebih dari 10 tahun nelayan di pesisir Cilincing menggunakan energi gas sebagai alat penerang guna menjerat ikan. Kebutuhan gas LPG menurut Ari telah memberi manfaat banyak bagi lapisan masyarakat pesisir.
“Alhamdulillah, BBG (bahan bakar gas,red) telah mengurangi biaya operasional, meningkatkan efisiensi, serta mengurangi dampak naegatif terhadap lingkungan,” kata Ari.
Ari bersama ribuan masyarakat nelayan di pesisir Jakarta memiliki harapan besar kepada Pertamina akan terciptanya energi yang efisien dan terjangkau. Mereka meyakini kemandirian energi di kalangan nelayan akan memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....