Cerita Panji sebagai Simbol Keberagaman Budaya Nusantara

  • 11 Okt 2024 15:51 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan akan menyelenggarakan Festival Budaya Panji 2024 pada 22 s.d. 24 Oktober 2024 di Gedung Kesenian Jakarta. Mengusung tema “Cerita Panji dalam Keragaman Budaya Nusantara,” festival ini bertujuan untuk memperkuat warisan budaya Panji sebagai salah satu bentuk ekspresi seni yang diakui oleh dunia.

Dalam Obrolan Budaya Pro4 RRI Jakarta 92, 8 FM, Irwan Riyadi, S.Sn - Pamong Budaya Ahli Muda dan Ketua Tim Kerja Festival Budaya Panji Menyampaikan, " Kisah Panji, yang mengisahkan cinta antara Panji Inu Kertapati dan Sekartaji, adalah salah satu warisan budaya asli Jawa Timur yang telah hidup selama berabad-abad. Sejak masa Majapahit, kisah Panji telah menyebar hingga ke berbagai wilayah di Nusantara dan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, Thailand, Kamboja, dan Myanmar. Kisah Panji menjadi simbol diplomasi budaya yang memperkuat hubungan antarbangsa melalui seni dan budaya"

Lebih Lanjut disampaikan " Dalam perjalanannya, cerita Panji telah diadaptasi dan disesuaikan dengan budaya setempat, menjadi bukti bahwa nilai-nilai universal yang terkandung dalam kisah ini—tentang cinta, keberanian, dan kebijaksanaan—dapat diterima dan diapresiasi oleh berbagai masyarakat. Di Bali, misalnya, cerita Panji dikenal melalui seni tari dan teater yang disebut Topeng Panji, sementara di Thailand, kisah ini diabadikan dalam bentuk lukisan dan kesusastraan.

Keberagaman adaptasi cerita Panji ini menunjukkan bahwa Indonesia kaya akan warisan budaya yang saling menghargai dan mendukung. Di era modern ini, cerita Panji tidak hanya dikenal sebagai bagian dari seni tradisional, tetapi juga menjadi jembatan dalam mempererat hubungan antarbudaya di Asia Tenggara.

Festival Budaya Panji 2024 menjadi bentuk nyata komitmen Indonesia dalam melestarikan, mengaktualisasikan, dan mengkontekstualisasikan Budaya Panji sesuai dengan perkembangan zaman. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat warisan budaya bangsa, tetapi juga memetakan potensi kultural yang lebih luas, memperkaya khazanah seni dan budaya di Nusantara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....