Jakarta Selatan Dorong Investasi Cerdas Hadapi Inflasi
- 12 Agt 2026 16:08 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Jakarta Selatan Dorong Investasi Cerdas Hadapi Inflasi
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mendorong masyarakat cerdas menghadapi inflasi sekaligus menangkap peluang investasi di wilayahnya. Hal tersebut disampaikan Mario Wibowo, S.STP., M.AP., Kepala UP PMPTSP Kota Administrasi Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta.
Mario menjelaskan, inflasi secara sederhana merupakan kenaikan harga barang dan jasa secara umum dalam suatu periode tertentu. Menurutnya, inflasi tidak semata-mata persoalan kenaikan harga, tetapi bagian dari dinamika ekonomi yang perlu dikelola dengan menjaga daya beli masyarakat.
“Masyarakat perlu memperkuat kemampuannya, menciptakan sumber pendapatan baru, mengembangkan usaha, dan mulai mengenal investasi,” ujar Mario. Ia menilai masyarakat tidak cukup hanya berhemat, tetapi perlu meningkatkan kemampuan ekonomi agar dapat tumbuh menghadapi perubahan.
Menurut Mario, investasi dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian karena membuat modal ikut bergerak dalam kegiatan ekonomi. Investasi yang masuk ke Jakarta Selatan dinilai dapat menciptakan lapangan kerja, mengembangkan UMKM, serta menggerakkan perdagangan dan jasa masyarakat.
Jakarta Selatan memiliki ekosistem ekonomi yang beragam, mulai dari pusat bisnis, pendidikan, ekonomi kreatif, kuliner, hingga komunitas digital. Kondisi tersebut diperkuat konektivitas transportasi yang mendukung berbagai aktivitas ekonomi dan mempertemukan modal, teknologi, serta kebutuhan masyarakat.
Sejumlah kawasan juga memiliki karakter usaha yang berbeda dan dapat menjadi pertimbangan bagi calon pelaku usaha maupun investor. Blok M dinilai cocok untuk ekonomi kreatif dan gaya hidup, Senopati untuk bisnis serta jasa profesional, sementara Kemang berkembang pada kuliner, pariwisata, dan industri kreatif.
Untuk mendukung masyarakat yang ingin memulai usaha, UP PMPTSP Jakarta Selatan menyediakan konsultasi dan pendampingan terkait proses perizinan. Layanan tersebut dilakukan melalui sejumlah service point, termasuk program Gerai Memulai Usaha atau Gemulai yang hadir untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pelayanan juga dilakukan dengan sistem jemput bola melalui Mobile Service Unit, Goes to Mall, Goes to MRT, serta Antar Jemput Izin Bermotor atau AJIP. “Pelayanan yang baik itu bukan menunggu masyarakat datang mencari pemerintahnya, tapi pemerintah yang aktif mendekat ketika masyarakat membutuhkan,” kata Mario.
Mario mengatakan, masyarakat juga mendapatkan pendampingan dalam memahami persyaratan usaha, proses pengajuan perizinan, hingga penyelesaian kendala administrasi. Pendampingan tersebut termasuk membantu pelaku usaha memahami Laporan Kegiatan Penanaman Modal atau LKPM melalui sistem OSS.
Ia mengajak masyarakat tidak menunggu kondisi sempurna untuk memulai usaha, melainkan memanfaatkan kebutuhan di sekitar sebagai peluang. “Mulailah dari kebutuhan yang ada di sekitar kita sehari-hari, tidak harus langsung besar, bisa dimulai dari usaha skala kecil,” ujar Mario.
Mario berharap masyarakat melihat inflasi dan perubahan ekonomi sebagai momentum untuk berkembang, bukan sekadar tantangan yang harus dihadapi. “Mari kita bertanya bagaimana kita bisa tumbuh di tengah perubahan tersebut,” pungkas Kepala UP PMPTSP Kota Administrasi Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta itu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....