UPPKB2T Pastikan Mutu Produk Konstruksi Melalui Pengujian Teknik
- 25 Mei 2026 16:27 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta melalui UPPKB2T memastikan mutu produk konstruksi melalui pengujian bahan dan barang teknik guna menjamin keamanan, kekuatan, dan kualitas material yang digunakan masyarakat dalam berbagai pembangunan infrastruktur maupun bangunan hunian. Pengujian tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh bahan konstruksi memenuhi standar yang berlaku sehingga mampu memberikan perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Kepala Unit Pengelola Penilaian Kesesuaian Bahan dan Barang Teknik (UPPKB2T), Martiana Debora Paruhum, mengatakan kualitas material konstruksi memiliki peran yang sangat penting terhadap keamanan bangunan dan fasilitas publik yang digunakan setiap hari oleh masyarakat. Menurutnya, masyarakat sering kali hanya melihat tampilan luar bangunan tanpa memahami bahwa kekuatan struktur sangat bergantung pada mutu material yang digunakan selama proses pembangunan.
“Ketika seseorang tinggal di rumah, bekerja di gedung bertingkat, melintas di jembatan, atau menggunakan fasilitas publik lainnya, sebenarnya mereka sedang mempercayakan keselamatannya pada kualitas material yang digunakan,” ujar Martiana saat dialog bersama RRI Pro 1 Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.
Ia menjelaskan, jaminan mutu produk konstruksi merupakan upaya memastikan seluruh bahan dan barang teknik yang digunakan telah memenuhi standar keamanan, kelayakan, serta kekuatan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal tersebut dinilai sangat penting karena kualitas material konstruksi akan menentukan daya tahan bangunan sekaligus meminimalkan risiko kerusakan maupun kegagalan konstruksi di masa mendatang.
Martiana mengatakan masih banyak masyarakat yang menganggap pengujian laboratorium hanya sebagai formalitas administrasi semata dalam proses produksi maupun distribusi produk konstruksi. Padahal, pengujian laboratorium merupakan proses ilmiah yang dilakukan secara profesional untuk memastikan suatu produk benar-benar aman, layak, dan sesuai spesifikasi teknis sebelum digunakan secara luas di lapangan.
“Pengujian laboratorium membantu mendeteksi risiko sejak awal sebelum produk digunakan secara luas di lapangan. Jadi pengujian ini justru mencegah kerugian yang jauh lebih besar,” kata Martiana.
Sementara itu, Penguji Mutu Barang Ahli Muda UPPKB2T, Aditias Suyasninto, menambahkan bahwa tantangan terbesar dalam menjaga mutu produk konstruksi saat ini adalah pesatnya pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, pembangunan jalan tol, bendungan, MRT, LRT, hingga proyek Ibu Kota Nusantara membutuhkan material dengan kualitas yang benar-benar terjamin dan konsisten sesuai standar teknis.
Ia menjelaskan bahwa di lapangan masih ditemukan sejumlah produk konstruksi yang tampak baik secara visual, tetapi ternyata tidak memenuhi spesifikasi teknis setelah melalui proses pengujian laboratorium. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan serius karena persaingan harga di industri konstruksi terkadang membuat sebagian pelaku usaha mengorbankan kualitas demi menekan biaya produksi.
“Kadang ada produk yang tampak baik secara visual, tetapi setelah diuji ternyata tidak memenuhi spesifikasi teknis,” ujar Aditias.
UPPKB2T sendiri merupakan unit pelayanan teknis di bawah Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta yang menyediakan layanan pengujian, sertifikasi produk, dan kalibrasi bagi masyarakat maupun pelaku industri. Laboratorium tersebut juga telah terakreditasi dan menjadi laboratorium rujukan pengujian untuk berbagai produk SNI wajib yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Perindustrian.
Saat ini, laboratorium UPPKB2T memiliki kemampuan pengujian terhadap lebih dari 120 komoditas bahan dan barang teknik dengan berbagai ruang lingkup pengujian yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Layanan pengujian yang tersedia mencakup pengujian logam, bahan bangunan, pipa polimer, pengujian kimia, hingga layanan kalibrasi dan sertifikasi produk dalam satu unit pelayanan terpadu.
Martiana mengatakan UPPKB2T menjadi satu-satunya laboratorium milik pemerintah daerah di Indonesia yang ditunjuk Kementerian Perindustrian sebagai laboratorium rujukan penerapan SNI wajib untuk sejumlah produk konstruksi. Selain memiliki fasilitas pengujian yang lengkap, UPPKB2T juga menyediakan layanan dengan biaya yang relatif terjangkau bagi industri besar, UMKM, akademisi, hingga masyarakat umum.
“Keunggulan kami bukan hanya pada fasilitas pengujian yang lengkap, tetapi juga layanan yang terbuka bagi industri besar, UMKM, akademisi, maupun masyarakat umum,” kata Martiana.
UPPKB2T juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dan tidak mudah tergiur harga murah dalam memilih bahan bangunan maupun produk konstruksi lainnya. Masyarakat diminta memastikan produk memiliki tanda SNI, membeli dari produsen terpercaya, serta memperhatikan spesifikasi teknis produk agar keamanan bangunan tetap terjaga dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....