Pemprov DKI Dorong Penguatan Industri Kreatif Sektor Film

  • 07 Mei 2026 16:17 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong penguatan industri kreatif, khususnya sektor perfilman
  • Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Iwan Setiawean menyatakan industri kreatif khususnya film dapat menjadi pertumbuhan ekonomi baru di ibu kota

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong penguatan industri kreatif, khususnya sektor perfilman, seiring meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap film nasional. Lonjakan jumlah penonton dari berbagai kalangan menjadi pertanda positif bagi masa depan perfilman Indonesia. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai perkembangan industri film saat ini menunjukkan gairah baru yang patut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

“Semangatnya luar biasa, jumlah penontonnya semakin banyak, dan sangat beragam. Ini menjadi tanda bahwa perfilman Indonesia memiliki masa depan yang baik. Karena itu, Jakarta juga sedang berupaya menyiapkan ekosistem yang mendukung perkembangan industri film,” kata Rano, di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.

Lebih lanjut Rano Karno menjelaskan, sebagai bentuk dukungan konkret, pihaknya tengah mempersiapkan pembentukan Jakarta Film Commission. Lembaga tersebut diproyeksikan menjadi penghubung antara pemerintah, komunitas kreatif, rumah produksi, hingga pelaku industri perfilman lainnya.

Menurut Rano, kehadiran Jakarta Film Commission diharapkan dapat mempercepat terciptanya iklim industri kreatif yang lebih kondusif di ibu kota. Selain menjadi ruang kolaborasi, lembaga itu juga diharapkan mampu mempermudah berbagai kebutuhan produksi film di Jakarta.

“Setelah resmi berdiri, kami ingin bergerak cepat untuk membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk para produser film. Jakarta harus menjadi kota yang ramah bagi perkembangan industri kreatif,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rano juga mengungkapkan telah terjadi pembicaraan awal dengan sejumlah pelaku perfilman mengenai peluang kerja sama di masa mendatang. Ia menyebut komunikasi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan industri.

“Tadi kami juga sempat berbincang mengenai berbagai kemungkinan kerja sama ke depan. Mudah-mudahan nanti ada pembicaraan yang lebih serius,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Iwan Setiawean menyatakan industri kreatif khususnya film dapat menjadi pertumbuhan ekonomi baru di ibu kota, karena sektor tersebut mempunyai efek pengganda (multiplier effect). Selain itu, industri film juga tidak dinilai mengeksplorasi sumber daya alam karena termasuk industri kreatif dan inovatif.

Iwan menambahkan pertumbuhan digital di Jakarta juga yang paling cepat di antara kota lainnya, dan dapat menjadi modal penting untuk mengangkat sektor film. “Tidak hanya itu, alam, budaya, infrastruktur dan lainnya, juga mendukung bagi para pelaku industri kreatif untuk dapat memanfaatkan sebagai bagian dari pembuatan film,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....