Wisata Religi Nusantara Jadi Sorotan Beranda Astacita RRI Pekan Ini
- 26 Mar 2026 17:05 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Beranda Asta Cita RRI
RRI.CO.ID, Jakarta – Kekayaan wisata religi Indonesia kembali menjadi sorotan dalam program Beranda Astacita Nasional RRI pekan ini. Empat daerah menghadirkan kisah unik yang tidak hanya memperlihatkan keindahan tempat, tetapi juga nilai spiritual yang hidup di tengah masyarakat.
Beranda Astacita sendiri merupakan ruang kolaborasi antar stasiun RRI di seluruh Indonesia. Setiap pekan, sejumlah daerah bergantian mengirimkan hasil dialog terbaik untuk disajikan secara nasional.
Pada edisi Kamis 26 Maret 2026, tema wisata religi diangkat melalui perspektif yang beragam. Mulai dari simbol keagungan Al-Qur’an, perjalanan batin tokoh, hingga jejak sejarah Islam dan identitas wilayah perbatasan.
Dari Palembang, RRI menghadirkan Bayt Al-Qur’an Akbar sebagai destinasi religi yang sarat makna. Ukiran ayat suci dalam bentuk kayu berukuran besar menjadi daya tarik sekaligus pengingat akan kebesaran nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.
Sementara itu, Bukittinggi mengangkat Surau Lubuk Bauk yang menyimpan kisah reflektif tentang perjalanan batin. Cerita ini menghadirkan sisi emosional yang memperkaya makna wisata religi, tidak hanya sebagai kunjungan fisik tetapi juga perjalanan spiritual.
Dari wilayah perbatasan, Nunukan menampilkan kemegahan Masjid Islamic Center yang menjadi ikon religi sekaligus simbol identitas daerah. Keberadaannya mempertegas bahwa nilai spiritual tetap tumbuh kuat hingga ke beranda negeri.
Adapun dari Malang, wisata religi Ki Ageng Gribig menjadi bagian dari jejak sejarah Islam yang terus dijaga. Tradisi yang masih hidup hingga kini memperlihatkan bagaimana nilai budaya dan keagamaan berjalan beriringan.
Rangkaian kisah tersebut menunjukkan bahwa wisata religi di Indonesia memiliki wajah yang beragam. Tidak hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang pembelajaran, refleksi, dan penguatan identitas.
Melalui Beranda Astacita, RRI menghadirkan Indonesia dari berbagai sudut pandang daerah dalam satu narasi besar. Program ini menjadi jembatan yang menghubungkan keberagaman lokal menjadi kekayaan nasional yang utuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....