PAM JAYA Gandeng WCR Siapkan Generasi Bebas Stunting

  • 19 Feb 2026 11:40 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Daya Wanita PAM JAYA, bersama Women and Children Resilience (WCR), hadir di tengah masyarakat, melalui kegiatan Edukasi Gizi Cerdas dan Ketahanan Air, untuk pencegahan stunting di Jakarta. Ketua Women and Children Resilience (WCR), Margaretha Hanita, menjelaskan program itu merupakan salah satu kegiatan, yang secara serius dipantau keberlanjutannya, karena menyangkut masa depan generasi penerus bangsa.

"Generasi penerus berada pada masa emas yang sangat menentukan. Kita tentu berharap anak-anak tumbuh dengan dukungan yang positif, baik dari sisi gizi, lingkungan, maupun pola asuh," ujar Hanita melalui keterangannya di Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

"Edukasi kepada seorang ibu menjadi titik awal yang sangat penting, karena dari sanalah kualitas generasi masa depan dibentuk. Yang pada akhirnya akan memengaruhi arah bangsa ke depan," tambahnya.

Kegiatan itu telah dilaksanakan di tiga titik di Jakarta Utara, yakni di Aula Kantor Kelurahan Semper Timur, Kelurahan Penjaringan, dan Kelurahan Rorotan, dengan peserta yang terdiri dari ibu TP PKK, Dasawisma, dan kader Posyandu.

Kegiatan pertama diselenggarakan di Aula Kantor Kelurahan Semper Timur, Jakarta Utara, pada Selasa, 10 Februari 2026. Acara itu turut dihadiri Lurah Kelurahan Semper Timur, Ketua Daya Wanita PAM JAYA, dan Direktur WCR.

Melalui sesi edukasi, para peserta diajak memahami pentingnya konsep Gizi Cerdas, khususnya pemenuhan protein hewani sejak dini. Hal itu sebagai kunci pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.

Tak hanya itu, kegiatan itu juga menekankan pencegahan stunting, tidak dapat dilepaskan dari aspek sanitasi dan ketahanan air. Sebab, akses air bersih yang memadai menjadi fondasi lingkungan sehat, sehingga anak terhindar dari penyakit infeksi, yang dapat menghambat penyerapan nutrisi.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin menegaskan, keterlibatan Daya Wanita PAM JAYA, merupakan bagian penting, dari pendekatan yang lebih menyentuh keluarga secara langsung. "Upaya menurunkan stunting tidak bisa dilakukan sendiri, dan tidak bisa hanya lewat satu pendekatan," kata Arief.

"Melalui peran Daya Wanita PAM JAYA, kami ingin hadir lebih dekat dengan para ibu, berbagi pengetahuan tentang gizi dan pentingnya air bersih. Karena dari keluargalah masa depan anak-anak Jakarta dibentuk," tambah Arief.

Melalui kolaborasi itu, Daya Wanita PAM JAYA berharap, dapat terus menjadi bagian dari gerakan masyarakat, yang peduli terhadap gizi anak dan ketahanan air. Sekaligus memperkuat peran perempuan, dalam membangun keluarga sehat dan lingkungan yang lebih berdaya.

Kegiatan edukasi itu menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PAM JAYA, dalam mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting, yang telah dijalankan sejak 2023. Pada tahun 2023, intervensi dilakukan kepada 409 anak di 39 kelurahan. Pada tahun 2024, intervensi dilakukan kepada 1.129 anak di 36 kelurahan.

Sementara pada 2025, program yang sama dijalankan di Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Selain pemberian makanan, dilakukan juga monitoring dan edukasi untuk pencegahan stunting, kepada ibu hamil dan pasangan pra nikah, serta pembagian toren air gratis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....