Lakukan Groundbreaking SPPG Cengkareng, Wakapolri: Contoh Ideal Keamanan Pangan
- 29 Des 2025 13:57 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama terhadap pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Cengkareng, Jakarta Barat.
Wakapolri menyampaikan, groundbreaking ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk mengambil peran aktif dalam mendukung program makan bergizi gratis dalam Asta Cita Presiden RI.
“Alhamdulillah, di penghujung tahun 2025 ini kita melaksanakan groundbreaking SPPG Polri, baik SPPG reguler maupun SPPG wilayah 3T. Ini merupakan komitmen Bapak Kapolri untuk mensukseskan program Asta Cita melalui program makan bergizi gratis,” kata Wakapolri saat melakukan groundbreaking di SPPG Cengkareng, Senin (29/12/2025).
Komjen Dedi menyebutkan bahwa SPPG Polri di Cengkareng sebagai propotipe (model awal) SPPG yang sangat ideal dengan standar keamanan pangan yang ketat.
Menurutnya, seluruh proses produksi makanan telah melalui food security process dan dilengkapi berbagai sertifikasi.
“SPPG Polda Metro Jaya di Cengkareng ini memiliki kapasitas produksi tinggi, mencapai 3.800 porsi per hari, melayani sembilan sekolah serta penerima manfaat lainnya, termasuk ibu dan anak,” ujarnya.
Wakapolri membeberkan, tepat pada hari ini Polri secara serentak melakukan groundbreaking terhadap 436 unit SPPG di seluruh Indonesia. Pembangunan ini, kata dia, merupakan bagian dari target 1.147 unit SPPG Polri secara nasional.
“Saat ini sudah ada 331 unit yang beroperasi, kemudian 135 unit dalam tahap persiapan operasional, serta 245 unit dalam proses pembangunan dengan sejumlah unit telah mencapai 50 persen,” jelasnya.
Jenderal bintang tiga itu menilai, keberadaan SPPG Polri memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Dari total 331 unit SPPG yang telah beroperasi, tercatat mampu menyerap sekitar 57.100 tenaga kerja.
“Dari total seluruh SPPG yang sudah beroperasi mampu menyerap tenaga kerja sekitar 57.100 orang. Apabila nanti 1.147 unit sudah beroperasi, penerima manfaat diperkirakan mencapai 3,4 juta orang,” tuturnya.
Lebih lanjut, Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan SPPG Polri merupakan kontribusi nyata Polri dalam menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Tak hanya itu, SPPG Polri juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui efek berganda (multiplier effect).
“Harapan ke depan kehadiran SPPG Polri selain menyerap tenaga kerja, diharapkan juga bisa memiliki dampak terhadap pertumbuhan ekonomi di suatu daerah,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....