Pengurus KKMP Jaksel, Ikuti Pelatihan Koperasi Kelurahan Merah Putih

  • 04 Nov 2025 20:27 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Dalam rangka meningkatkan kapasitas, 130 pengurus dan pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) mengikuti Pelatihan Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Administrasi Jakrata Selatan, di Ruang Dirgantara Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2025). Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin akan berlangsung hingga Kamis (6/11/2025).

Ia berharap, agar peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh para narasumber dan kemudian menerapkannya dalam pengelolaan Koperasi Kelurahan Merah Putih di wilayahnya masing-masing.

“Saya juga berharap agar para lurah selaku pengawas ex-officio Koperasi Kelurahan Merah Putih mendukung secara proaktif terkait operasional dan pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Mukhlisin pun mengapresiasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah DKI Jakarta atas inisiasinya dalam penyelenggaraan Pelatihan Koperasi Kelurahan Merah Putih ini.

“Mari kita jadikan koperasi sebagai gerakan ekonomi yang kuat mandiri dan berkeadilan,” katanya.

Sementara, Kepala Seksi Koperasi dan UKM Sudin PPKUKM Jakarta Selatan, Edi Margono, menyampaikan maksud dan tujuan dari dilaksanakannya pelatihan yaitu peningkatan kapasitas pengurus dan pengawas KKMP se-Kota Administrasi Jakarta Selatan adalah dalam rangka penguatan KKMP.

“Sasaran dari pelatihan ini seluruh pengurus maupun pengawas koperasi di masing-masing kelurahan se-Jakarta Selatan. Kegiatan diikuti 130 pengawas dan pengurus koperasi,” ucapnya.

Materi yang diberikan dalam pelatihan yaitu terkait dengan perkoperasian KKMP, regulasi KKMP, kelembagaan model KKMP dan pengawasan internal, terkait dengan analisis potensi usaha KKMP, perencanaan program kerja dan perencanaan kebutuhan dana. “Kemudian penguatan permodalan bisnis KKMP, proposal usaha, analisis aspek usaha dan praktek kelayakan usaha,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....