DKI Siagakan Posko Aduan Kekerasan di Terminal Kalideres
- 17 Mar 2026 19:50 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiagakan posko pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Terminal Kalideres, Jakarta Barat selama periode angkutan mudik Lebaran 2026.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan posko tersebut disiapkan untuk menerima serta menindaklanjuti berbagai aduan terkait kekerasan yang terjadi, baik di lingkungan terminal maupun di dalam bus.
“Ini penting sekali bagaimana kita sama-sama bersinergi untuk menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak,” kata Iin saat meninjau Terminal Kalideres, pada Selasa, 17 Maret 2026.
Tak hanya sebagai kanal pengaduan, posko terpadu itu juga menyediakan layanan konseling dengan tenaga profesional dari Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPPA) Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) DKI Jakarta.
“Hadir di sini juga dari UPT PPPA, DPPAPP Provinsi DKI Jakarta, di mana kami tugaskan juga di sini ada konselor untuk menangani berbagai mungkin keluhan atau pengaduan yang masuk,” jelasnya.
Ia pun mengimbau kepada seluruh penumpang maupun pengemudi bus agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan atau mengalami tindakan kekerasan maupun pelecehan selama perjalanan mudik.
“Kami imbau kepada seluruh penumpang dan juga pengemudi jangan sampai terjadi tindak kekerasan ataupun mungkin penyimpangan,” ujarnya.
“Kita sama-sama menjaga dari kelompok rentan yang ikut sebagai pemudik di mobil seperti anak, lansia, perempuan, dan orang tua ataupun disabilitas,” sambungnya.
Diketahui, selama arus mudik Lebaran 2026, ribuan pemudik telah bertolak dari Terminal Kalideres sejak 13 hingga 17 Maret.
Berdasarkan data sementara sampai Selasa siang atau H-4 Lebaran sudah 7.741 orang pemudik yang berangkat dari Terminal Kalideres.
Secara akumulatif, para pemudik itu diangkut dengan 558 unit bus dari Terminal Kalideres.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....