Pemkot Jaktim Siapkan Sejumlah Fasilitas untuk Dukung Mudik Aman dan Lancar
- 14 Mar 2026 11:30 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Timur menyiapkan sejumlah fasilitas mudik agar perjalanan warga berlangsung aman dan lancar. Fasilitas tersebut antara lain layanan penitipan kendaraan di kantor kecamatan dan kelurahan serta posko kesehatan di sejumlah titik keberangkatan pemudik.
"Selain Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Terpaud Pulo Gebang ini, pemerintah kota juga telah menyiapkan posko kesehatan di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang, kemudian di stasiun Kereta Cepat di Halim, dan satu lagi di Stasiun Jatinegara,” ujar Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, pada Jumat, 13 Maret 2026.
Selain posko kesehatan, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga menyiapkan posko pemantauan arus mudik untuk kendaraan bermotor. Posko tersebut dibentuk melalui koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) guna memantau mobilitas pemudik.
"Terkait posko pantau bagi pemudik kendaraan bermotor, itu sudah kemarin kita rapatkan di kantor Walikota dengan Forkopimko, dari Polres, kemudian dari Kodim, kemudian dari jajaran yang lainnya, kita sudah sepakat membuat posko-posko untuk memonitor arus pemudik,” kata Munjirin.
Pemerintah Kota Jakarta Timur juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi warga yang meninggalkan rumah saat mudik. Layanan tersebut tersedia di halaman kantor kecamatan maupun kelurahan dan dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat.
"Saya sudah sampaikan ke Camat dan Lurah agar warga masyarakat yang tidak punya lokasi kendaraannya untuk menyimpan karena ditinggal pulang, dan tidak dibawa pulang kendaraannya, itu agar dititipkan di halaman kantor kecamatan/kelurahan dan dibentuk tim untuk menjaga dan merawat agar terjamin keamanannya,” ujar Munjirin.
Imbauan untuk Warga
Munjirin juga mengimbau warga yang akan meninggalkan rumah untuk mudik agar memperhatikan keamanan tempat tinggal yang ditinggalkan. Pemerintah kota melalui camat dan lurah terus mengingatkan masyarakat untuk memastikan rumah dalam kondisi aman dari potensi pencurian maupun kebakaran.
"Setiap ada acara apa pun yang memang dihadiri oleh masyarakat, harus disisipkan masalah mudik ini. Baik itu tentang keamanan rumahnya yang ditinggalkan, keamanan dari pencurian, kemudian keamanan dari kebakaran dan sebagainya, ini sudah kita selalu titipkan,” kata Munjirin.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Timur telah menggelar apel kesiapsiagaan pengamanan malam takbiran dan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur pada Kamis, 12 Maret 2026. Apel dipimpin langsung Munjirin dan diikuti ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, serta tenaga kesehatan, untuk memastikan pengamanan mudik dan perayaan Lebaran berjalan aman dan lancar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....