Posko Terpadu Tanjung Priok Siagakan Pemeriksaan Berlapis
- 14 Mar 2026 10:27 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA - Menjelang arus mudik Lebaran tahun 2026, kesibukan mulai terlihat di kawasan Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara. Berbagai persiapan matang telah dilakukan oleh pihak pengelola untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan ribuan calon pemudik yang akan pulang ke kampung halaman.
Pihak pengelola Terminal Tanjung Priok memastikan bahwa persiapan tahun ini dilakukan secara menyeluruh. Salah satu langkah utamanya adalah mendirikan Posko Terpadu yang melibatkan kolaborasi dari berbagai instansi, mulai dari Kepolisian, TNI, Pramuka, petugas kesehatan, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN).
Berbagai fasilitas penunjang bagi penumpang seperti ruang tunggu yang memadai dan musala juga telah disiapkan dengan kapasitas yang mampu menampung hingga ribuan orang.
Untuk menjamin keselamatan perjalanan, pihak pengelola secara ketat melakukan ramp check atau uji kelaikan jalan terhadap armada bus. Sejauh ini, sekitar 10 bus telah diperiksa pada tahap awal. Namun, petugas menegaskan bahwa seluruh bus yang akan berangkat wajib melewati pemeriksaan ini tanpa terkecuali.
Kepala Stasiun Tanjung Priok Sandi saat ditemui RRI Jakarta Rabu 11 Maret 2026 mengatakan semua armada yang akan berangkat akan kita periksa. Pengecekan meliputi berbagai instrumen penting seperti rem, lampu, wiper, lampu sein, hingga kondisi ban. Selain itu, alat penunjang keselamatan seperti palu pemecah kaca darurat minimal tiga buah dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) juga tidak luput dari pemeriksaan.
Pihak terminal memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diperkirakan jatuh pada tanggal 13 hingga 14 seiring dengan libur anak sekolah. Sementara gelombang kedua diprediksi membeludak pada tanggal 17 hingga 18, bertepatan dengan libur dan cuti bersama para pekerja.
Sementara Hasyim pengelola PO Bus Haryanto memprediksi, kepadatan penumpang baru akan mulai terlihat pada H-10 Lebaran. Sementara itu, puncak arus mudik diperkirakan akan jatuh pada H-3 Lebaran.
Seperti tradisi mudik tahun-tahun sebelumnya, pihak PO bus akan melakukan penyesuaian tarif. Hasyim menjelaskan bahwa kenaikan harga tiket tidak bisa dihindari lantaran durasi perjalanan yang lebih panjang akibat kemacetan, yang berimbas pada membengkaknya biaya bahan bakar (BBM).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....