H-8 Lebaran, Lebih dari 45 Ribu Penumpang Kereta Tinggalkan Jakarta
- 13 Mar 2026 13:40 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di sejumlah stasiun di Jakarta. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat sebanyak 45.382 penumpang meninggalkan Jakarta menggunakan kereta api pada H-8 Idulfitri.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan jumlah tersebut menunjukkan tren peningkatan dibandingkan dua hari sebelumnya. Pada 11 Maret tercatat 29.824 penumpang berangkat, sementara pada 12 Maret jumlahnya meningkat menjadi 40.178 penumpang.
“Angka tersebut menunjukkan tren peningkatan dibandingkan dua hari sebelumnya,” kata Franoto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.
Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan dengan volume penumpang tertinggi, yakni mencapai 18.657 orang. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Gambir dengan 14.767 penumpang.
Selain dua stasiun utama tersebut, sejumlah stasiun lain di wilayah Daop 1 Jakarta juga mencatat pergerakan penumpang cukup signifikan, seperti Stasiun Bekasi sebanyak 4.914 penumpang, Cikarang 2.653 penumpang, Jatinegara 2.612 penumpang, Cikampek 968 penumpang, serta Karawang 811 penumpang.
Di sisi lain, kedatangan penumpang ke Jakarta pada hari yang sama tercatat sebanyak 22.092 orang. Stasiun Pasar Senen menerima kedatangan terbanyak dengan 7.594 penumpang, diikuti Stasiun Gambir 5.586 penumpang, Bekasi 4.043 penumpang, Jatinegara 2.901 penumpang, Cikarang 926 penumpang, Cikampek 575 penumpang, dan Karawang 467 penumpang.
“Secara kumulatif, selama periode 11 hingga 13 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta telah mencapai 115.384 orang. Sementara jumlah penumpang yang tiba di berbagai stasiun di wilayah tersebut tercatat sebanyak 56.028 orang,” ujarnya.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI menyediakan 1.076.196 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Hingga saat ini, sebanyak 681.067 tiket telah terjual atau dipesan dengan tingkat okupansi sementara mencapai sekitar 63 persen.
Lebih lanjut Franoto menjelaskan bahwa periode dengan penjualan tiket tertinggi terjadi pada 11 hingga 20 Maret 2026 yang menjadi fase awal arus mudik. Pada periode tersebut tercatat sebanyak 451.219 tiket telah terjual.
Beberapa tanggal yang menjadi pilihan favorit masyarakat untuk bepergian antara lain 18 Maret dengan penjualan 49.105 tiket, 19 Maret sebanyak 48.465 tiket, 16 Maret 47.703 tiket, serta 17 Maret dengan 47.556 tiket.
Menurutnya, untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api, KAI juga memberikan potongan tarif hingga 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial pada periode 14 hingga 29 Maret 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap program stimulus ekonomi pemerintah.
Secara nasional, KAI menyediakan sekitar 1,2 juta tempat duduk selama masa Angkutan Lebaran. Khusus untuk wilayah Daop 1 Jakarta, tersedia sekitar 329 ribu tempat duduk dengan sekitar 67 ribu kursi yang masih tersedia hingga saat ini.
Selama periode tersebut, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap hari. Selain itu, ditambah 12 perjalanan kereta tambahan dari Stasiun Gambir, tujuh kereta tambahan dari Stasiun Pasar Senen, serta empat perjalanan kereta Motor Gratis.
“KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari aspek operasional, keselamatan perjalanan kereta api, hingga peningkatan pelayanan kepada pelanggan agar perjalanan selama masa Angkutan Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Franoto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....