Era Digital Hadirkan Tantangan Kesetaraan Gender

  • 13 Jul 2024 09:17 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Era digital telah membawa banyak perubahan di berbagai aspek kehidupan, namun juga menghadirkan tantangan terkait kesetaraan gender. Masyarakat khususnya perempuan sebisa mungkin manfaatkan teknologi tidak hanya untuk kesenangan, tapi menambah wawasan dan pengembang potensi diri.

Hal itu diungkapkan Paralegal Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Semarang (USM), Aziyzah Qurrotu A'yun Sultonu M saat Talkshow. Acara tema ''Kesetaraan Gender di Era Digital'' berlangsung di Studio Radio USM Jaya, Rabu (10/7/2024).

Menurutnya, salah satu tantangan utama kesetaraan gender di era digital adalah kesenjangan digital gender. Seperti kurangnya akses terhadap teknologi, hingga ketidakmampuan atau tidak memiliki pengetahuan yang cukup bagi perempuan untuk menggunakan teknologi secara efektif.

''Masih banyak perempuan yang masih tertinggal informasi terkait menggunakan teknologi untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan. Bagi perempuan sangat penting untuk memahami peluang dan tantangan yang dihadirkan oleh era digital agar kita dapat memanfaatkan teknologi digital secara maksimal untuk meningkatkan kehidupan manusia,'' ucapnya.

Dikatakannya, hukum memainkan peran penting dalam memastikan perempuan mendapatkan hak-haknya secara penuh. Salah satunya UU tentang Hak Asasi Manusia dan Kebebasan Berekspresi yang memastikan perempuan memiliki akses sama pada teknologi informasi, komunikasi, dan hak berekspresi serta partisipasi online tanpa rasa takut.

''Meskipun sudah ada peraturan hukum, namun orang tidak bisa hanya melaporkan terkait dirinya menjadi korban kekerasan di medsos misalkan. Tapi dia harus menyertakan bukti konkret dan bisa dipertanggungjawabkan, kami hadir menjadi jembatan bagi masyarakat kurang yang membutuhkan bantuan hukum secara gratis,'' katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....