Perjalanan Televisi Dari Masa ke Masa
- 28 Apr 2024 15:12 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi: John Logie Baird dan Philo Taylor Farnsworth adalah dua tokoh penting dalam sejarah televisi yang memberikan kontribusi besar dalam perkembangan teknologi televisi.

John Logie Baird memperkenalkan televisi mekanis pertamanya kepada masyarakat pada awal abad ke-20. Televisi yang dikembangkannya pada awalnya memang jauh dari bentuk kotak minimalis yang kita kenal sekarang.
dilansir dari bbc.co.uk :"Peralatan kasar pertamanya terbuat dari barang sisa, tetapi pada tahun 1924 ia berhasil mengirimkan gambar yang berkedip-kedip dalam jarak beberapa kaki. Pada tanggal 26 Januari 1926 ia memberikan demonstrasi pertama di dunia tentang televisi sebenarnya di hadapan 50 ilmuwan di ruang loteng di pusat kota London. Pada tahun 1927, televisinya ditayangkan di saluran telepon sepanjang 438 mil antara London dan Glasgow, dan dia membentuk Perusahaan Pengembangan Televisi Baird".
Televisi Baird menggunakan banyak lempengan, tabung, dan kabel yang berseliweran. Meskipun begitu, pencapaiannya dalam menghasilkan gambar bergerak secara elektronik membuka jalan bagi perkembangan televisi modern.
Philo Taylor Farnsworth, di sisi lain, dikenal sebagai "bapak televisi elektronik." Pada tahun 1927, Farnsworth berhasil mengembangkan konsep televisi elektronik pertama yang menggunakan sebuah perangkat bernama "image dissector" sebagai kamera elektronik. Inovasi ini menjadi dasar bagi pengembangan televisi tabung hingga televisi modern yang kita nikmati hari ini.
Kedua penemu ini telah memberikan kontribusi yang tak ternilai dalam sejarah televisi, membawa kita dari televisi mekanis awal hingga ke era televisi digital dan smart TV yang kita kenal saat ini.
Perkembangan televisi dari masa ke masa telah sangat signifikan, mengalami evolusi yang luar biasa dari televisi hitam putih hingga smart TV seperti yang kita kenal saat ini. Berikut adalah gambaran umum tentang perkembangannya:
- Televisi Hitam Putih (1950-an - 1960-an): Televisi pertama yang diperkenalkan adalah televisi hitam putih. Mereka memiliki layar tabung kaca dan menampilkan gambar monokrom. Program-program awal yang ditampilkan termasuk acara-acara berita, drama, dan komedi.
- Televisi Warna (1970-an): Televisi berwarna menjadi populer pada tahun 1970-an setelah teknologi warna tersedia secara komersial. Ini membawa pengalaman menonton yang lebih hidup dan memperluas kreativitas dalam produksi program TV.
- Televisi Kabel dan Satelit (1980-an): Pada tahun 1980-an, munculnya televisi kabel dan satelit mengubah cara orang mengakses program-program televisi. Ini menawarkan pilihan channel yang lebih banyak dan beragam, serta membawa layanan berlangganan seperti HBO, ESPN, dan MTV.
- Televisi Berdefinisi Tinggi (HDTV) (akhir 1990-an - awal 2000-an): Teknologi HDTV memberikan resolusi gambar yang jauh lebih tinggi daripada televisi konvensional. Ini memberikan pengalaman menonton yang lebih tajam dan realistis.
- Televisi Digital (2000-an): Perkembangan televisi digital menggantikan sinyal analog dengan sinyal digital. Ini memungkinkan transmisi yang lebih jernih dan memungkinkan fitur-fitur tambahan seperti siaran data.
- Televisi Layar Datar (2000-an - 2010-an): Televisi layar datar, terutama LCD dan plasma, menjadi standar. Mereka lebih tipis, ringan, dan hemat energi dibandingkan dengan televisi tabung kaca. Ini juga membuka jalan bagi ukuran layar yang lebih besar.
- Televisi 3D (2010-an): Meskipun tidak menjadi mainstream, televisi 3D menjadi tren pada awal 2010-an. Mereka memungkinkan penonton untuk menonton program-program tertentu dalam format tiga dimensi, meskipun popularitasnya tidak bertahan lama.
- Smart TV (2010-an - sekarang): Perkembangan terbaru dalam industri televisi adalah munculnya smart TV. Ini adalah televisi yang terhubung ke internet dan memiliki kemampuan untuk mengakses aplikasi, streaming video, media sosial, dan berbagai layanan online lainnya. Mereka juga sering dilengkapi dengan fitur kontrol suara dan layar sentuh.
Perkembangan ini menunjukkan bagaimana televisi telah berubah dari sekadar menjadi alat untuk menonton siaran televisi menjadi pusat hiburan rumah tangga yang canggih dan terkoneksi secara digital.(DP)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....