Tak Hanya Putih, Kapas ternyata Punya Beragam Warna

  • 07 Okt 2026 13:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kapas selain putih juga dapat ditemukan dalam warna cokelat, merah, merah karat, dan hijau, memperluas keragaman serat alami.
  • Setiap tanggal 7 Oktober dunia memperingati Hari Kapas Sedunia untuk mengenal peran penting kapas dalam kehidupan manusia.
  • Kapas putih adalah jenis yang paling sering dilihat dalam kehidupan sehari-hari, tetapi kapas dapat tumbuh dengan berbagai warna lain.

RRI.CO.ID, Jakarta — Setiap tanggal 7 Oktober, dunia memperingati Hari Kapas Sedunia untuk mengenal peran penting kapas. Kapas dikenal sebagai bahan pakaian, tetapi ternyata serat kapas tidak selalu berwarna putih.

Selama ini, kapas putih menjadi jenis yang paling sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, kapas juga dapat tumbuh dengan warna cokelat, merah, merah karat, hingga hijau.

Lantas, mengapa kapas yang kita kenal biasanya berwarna putih? Salah satu alasannya karena kapas putih lebih banyak dikembangkan untuk kebutuhan industri tekstil.

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat atau USDA, kapas berwarna alami sudah ada selama berabad-abad. Namun, penggunaannya masih terbatas dibandingkan kapas putih yang umum digunakan untuk membuat kain.

Warna kapas alami berasal dari zat warna yang terdapat di dalam seratnya. Pada beberapa kapas cokelat, warna tersebut berasal dari senyawa alami yang disebut proantosianidin.

Kapas berwarna alami juga memiliki kelebihan karena tidak selalu membutuhkan proses pewarnaan. USDA menyebut kapas tersebut dapat mengurangi kebutuhan pemutihan dan pewarnaan dalam pembuatan tekstil.

Meski begitu, kapas berwarna alami belum banyak digunakan untuk produksi pakaian. Seratnya cenderung lebih pendek dan lemah dibandingkan beberapa jenis kapas putih.

Kondisi tersebut membuat kapas berwarna alami masih memiliki tantangan untuk diproduksi dalam jumlah besar. Karena itu, para peneliti masih mengembangkan varietas kapas berwarna dengan kualitas serat yang lebih baik.

Penelitian USDA juga menemukan potensi lain dari beberapa jenis kapas berwarna cokelat. Beberapa varietas menunjukkan kemampuan lebih baik dalam menahan panas dan api dibandingkan kapas biasa.

Artinya, warna kapas ternyata tidak hanya berkaitan dengan penampilan serat. Perbedaan warna juga dapat berkaitan dengan sifat tertentu yang menarik untuk dikembangkan.

Jadi, kapas sebenarnya tidak identik dengan warna putih. Ada pula kapas alami berwarna cokelat, merah, merah karat, dan hijau yang memiliki potensi tersendiri.

Hari Kapas Sedunia menjadi kesempatan untuk melihat kapas dari sisi yang lebih luas. Bukan hanya sebagai bahan pakaian, kapas juga terus diteliti untuk berbagai kebutuhan baru. (Rahmania Ulfah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....